Inilah Alasan PSSI Belum Menghukum Persipura

JUBI — Meski hingga saat ini sudah ada sejumlah tim Liga Super Indonesia (LSI) yang mendapat sanksi dari Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) karena dianggap membangkan, namun klub asal Papua, Persipura Jayapura belum juga dijatuhi hukuman meski dengan tegas tetap menolak bergabung ke kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI).

Ketua Bidang Media PSSI, Tommy R Arief mengatakan, alasan kenapa hingga saat ini klub yang dijuluki Mutiara Hitam itu tak juga dijatuhi sanksi oleh PSSI karena ada pertimbangan khusus dari induk sepak bola Indonesia itu terhadap Persipura. “Jadi kenapa Persipura telat dijatuhi sanksi itu  karena ada pertimbangan khusus dan proses penyelidikan lebih jauh lagi terhadap Persipura,” kata Tommy R Arief, Jumat malam (30/12).

Menurutnya, selain itu Persipura juga adalah ikon sepak bola Nasional sehingga butuh pertimbangan dan penyelidikan yang mendalam sebelum menjatuhkan sanksi kepada juara tiga kali Liga Indonesia itu. “Persipura ini adalah ikon sepak bola Nasional bukan hanya Papua saja. Jadi perlu diperhitungkan baik-baik sebelum menjatuhkan sanksi kepada mereka,” ujarnya,

Walau demikina dikatakannya, itu bukan berarti PSSI tidak akan menghukum Persipura. Jika Mutiara Hitam tetap bersikeras pada pendirian bermain di LSI, maka sanksi tentu tetap akan diberikan PSSI. “Jadi kalau hingga sekarang ini PSSI belum menghukum Persipura, itu karena masih ada hal-hala khusus yang menjadi pertimbangan. Namun bukan berarti Persipura tidak akan dihukum,” tegas Tommy Arief.

Sementara itu Deputi Sekjen Bidang Luar Negeri PSSI, Rudolf Yesayas mengungkapkan, sebelum menjatuhkan sanksi kepad klub PSSI selalu melakukan pertimbangan yang matang dan tidak sembrono. “Jadi kenapa sampai sekarang Persipura tidak dijatuhkan sanksi, itu karena ada pertimbangan khusus. Mudah-mudahan rakyat Papua sadar dan mengerti apa sebenarnya yang terjadi,” kata Rudolf Yesayas.

Dikatakannya, kedatangnya bersama Ketua Bidang Media PSSI,  Tommy Arief dan Anggota Kode Etik PSSI, Johanes Auri ke Jayapura adalah mengajak tim Papua untuk melakukan konsolidasi.  “Jadi itulah tujuan kami datang ke Jayapura. Mengajak tim Papua konsolidasi agar tidak dihukum FIFA karena FIFA telah memberikan tenggat waktu hingga 20 Maret 2012 mendatang,” tandas Rudolf Yesayas. (Jubi/Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *