Warga Distrik Tubang Dukung Pemekaran Kimaam

JUBISetelah mendengar jika Kimaam sedang digulirkan untuk menjadi kabupaten sendiri, belasan tokoh masyarakat dan tokoh adat dari Distrik Tubang bertemu langsung Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT, sekaligus menyampaikan keinginan untuk mendukung sekaligus bergabung. Karena ada histori sejarah tersendiri antara kedua daerah tersebut.

Salah seorang Tim Pemekaran Kabupaten Kimaam, Antonius Kaize yang ditemui tabloidjubi.com usai pertemuan di Gedung Negara, Senin (30/1) mengatakan, setelah adanya keinginan masyarakat guna bertemu Bupati Merauke, maka pihaknya melakukan fasilitasi. Akhirnya, beliau pun menerima  dan berdialog secara langsung.

“Memang ada histori tersendiri antara Tubang dan Kimaam terutama dalam penyebaran Agama Katolik. Dulu semuanya bernaung di Kimaam dan banyak anak-anak dari Tubang yang memilih sekolah di sana. Karena jangkauan lebih dekat daripada harus ke Kota Merauke. Jika menggunakan speed, hanya ditempuh dalam waktu dua jam dari pada ke  Kota Merauke yakni empat jam lamanya. Begitupun melalui darat yang sangat cepat untuk tiba di Kimaam,” tandasnya.

Sesuai pesan Bupati Merauke, kata Anton, masyarakat harus kembali dan memusyawarakan secara baik baik dan dengan hati tulus. Dari sisi pemerintahan, sudah sangat membantu lantaran akan membantu sehingga pelayanan pembangunan akan lebih baik lagi. (Jubi/Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *