PAD Nabire Tahun 2011 Melebihi Target

JUBIPendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Nabire, Papua, pada tahun 2011, ternyata melebihi target yang telah ditetapkan. Ini karena ada beberapa sektor yang cukup surplus dalam pemasukannya. Hal tersebut diakui Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Nabire, Oktovina Waromboni, S.Sos kepada tabloidjubi.com, Senin (30/1) siang.

Disebutkan, PAD Kabupaten Nabire tahun 2011 lalu mencapai Rp 17 Miliar lebih. Jumlah ini jelas melampaui target yang ditetapkan sebelumnya. “Memang targetnya itu 15 Milyar lebih, tapi sampai akhir tahun 2011 realisasinya Rp 17 Miliar lebih. Jadi, ini sesuai penerimaan yang ada di data kami tahun 2011,” kata Oktovina Waromboni.

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nabire ini mengakui, pertumbuhan ekonomi selama tahun lalu sangat baik, sehingga pendapatan asli daerah juga meningkat.

Meski jumlah objek pajak dan retribusi ada yang berkurang, namun menurutnya, pendapatan asli daerah Nabire justru mengalami peningkatan. Tahun 2010, pendapatan dari pajak dan retribusi tidak mencapai target, beruntung terbantu dengan pendapatan lain-lain. Waktu itu PAD Kabupaten Nabire tahun 2010 ditargetkan sekitar Rp 12 Milyar dan realisasinya mencapai Rp 17 Miliar.

“Ketika sejumlah objek sudah dilarang untuk dipungut, konsekuensinya semua SKPD yang diserahi tugas untuk melakukan pungutan pajak maupun retribusi mesti kreatif untuk menggali sumber-sumber PAD. Untuk itu, Kantor Dispenda akan terus berkoordinator dengan SKPD lain yang bertanggungjawab terhadap penarikan pajak maupun retribusi,” tutur Oktovina.

Dengan peran aktif dari SKPD lain menggali sumber-sumber PAD di Kabupaten Nabire, Oktovina Woromboni optimis di tahun 2012 ini akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. “Pada tahun ini kita akan meningkatkan upaya-upaya dalam rangka mendatangkan pendapatan daerah. Caranya dengan mulai pendataan ulang, membuat penetapan dan mengembalikan prosedur pemungutan sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya. (Jubi/MY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *