Warga Geger, Kuburan Bayi Digali untuk Ilmu Hitam

JUBIMasyarakat di Kampung Erambu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke digegerkan dengan penggalian mayat bayi yang dilakukan oleh dua anak, setelah mendapatkan perintah dari salah seorang warga. Penggalian yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi itu, tidak lain guna diambil tulang rusuk mereka untuk dijadikan ‘ilmu hitam’ untuk suatu kegiatan.

Kapolsek Sota, Iptu J. Simatauw yang ditemui tabloidjubi.com di Polres Merauke, Senin (30/1) mengungkapkan, penggalian pertama dilakukan pada Bulan Juni tahun 2011. Sedangkan untuk kedua kali ini, baru seminggu lalu. Kasus ini terbongkar setelah adanya pengaduan dari orangtua setelah melihat kuburan anak mereka  telah digali.

“Kami langsung menindaklanjuti begitu mendapatkan laporan dan setelah dilakukan penyelidikan, ditemukan dua orang anak kecil yang mengaku menggali  dan mengambil tulang rusuk, setelah diperintahkan orang dewasa. Kini  polisi masih sedang melakukan pengembangan guna mencari tahu siapa-siapa saja yang menyuruh,” tandasnya.

Ditambahkan, pihaknya melaporkan kasus tersebut kepada Kapolres Merauke guna mendapat petunjuk lebih lanjut. Tetapi kemungkinan akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan menghadirkan tokoh adat setempat. Sehingga tidak berbuntut panjang. (Jubi/Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *