Aparat Keamanan di Puncak Jaya Harus Waspada

JUBI —Pisay Weya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Puncak Jaya meminta pihak keamanan untuk agar lebih berhati-hati tidak melakukan patroli yang berjauhan satu sama lainnya karena Kota Mulia dan sekitarnya merupakan tempat yang sering terjadi konflik. Hal ini disampaikan melalui telepon selular kepada tabloidjubi.com, Senin (30/1) menanggapi kasus penembakan yang terjadi pada Sabtu (28/1) lalu.

“Tempat ini adalah lokasi yang sering terjadi kontak senjata antara pihak aparat keamanan dengan kelompok orang tak dikenal (OTK). Hal ini terjadi disebabkan wilayah ini adalah wilayah rawan penembakkan, saya melihat situasi ini seperti saling membalaskan dendam antara kedua pihak ini,” kata Weya, yang prihatin atas situasi yang seolah tidak berakhir ini.

Kasus penembakan oleh OTK yang menelan korban tewas ini adalah kasus ke-4 sepanjang tahun 2012. Pertama adalah kasus penembakan di Timika (9/1) yang memakan satu orang korban. Kasus kedua dan ketiga terjadi di Kabupaten Puncak Jaya juga pada Jumat (20/1) dan Rabu (25/1) lalu.

Semenjak dimekarkan menjadi kabupaten pada 29 Oktober 2008 lalu, Kabupaten Puncak Jaya dengan Bupatinya Lukas Enembe adalah wilayah yang tidak pernah surut dari konflik bersenjata yang memakan korban jiwa.

Ke depannya, Weya menghimbau kepada pihak TNI/Polri agar tidak saling berjauhan satu sama lainnya saat berpatrolidi dalam Kota Mulia. Dirinya mengkhawatirkan balas dendam yang akan dilancarkan oleh pihak lain.

Weya juga meminta kepada pemerintah untuk tidak lagi mengirimkan pasukan yang akan semakin memperkeruh suasana dan membuat jatuhnya korban dari pihak rakyat sipil tak berdosa

Dalam menyelesaikan berbagai tindak kekerasan seperti yang dilansir tempo.co, misalnya pada penembakan di Kampung Karobate yang terletak di sekitar ujung Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, (25/1) lalu, bahwa polisi kesulitan mengungkapkan pelaku penembakan karena kondisi geografis yang sulit. (Jubi/Aprila Wayar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *