Pasien Rujukan ke RS Cikini Akan Ditertibkan

JUBI—Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT menegaskan, pasien rujukan yang akan berobat ke Rumah sakit (RS) Cikini, akan ditertibkan. Artinya bahwa,  hasil pemeriksaan kesehatan oleh dokter, benar-benar bersangkutan mengidap penyakit serius dan harus dibawa ke Jakarta. Sepanjang masih bisa ditangani di RSUD Merauke, tentunya tidak akan diberikan surat rekomendasi.

Hal itu disampaikan Bupati Merauke yang ditemui tabloidjubi.com di ruang kerjanya, Selasa (31/1). Selain itu juga, katanya, akan ditertibkan administrasi keuangan yang dikirim dari RS Cikini. “Saya telah memberikan instruksi kepada Dinas Kesehatan setempat dan Bagian Keuangan Setda Kabupaten Merauke agar meneliti secara baik tagihan yang dikirim,” katanya.

Dengan meneliti secara baik dan benar, demikian Bupati Merauke, sudah tentu keuangan akan diatur dan tidak terjadi pemborosan. “Jadi, ini yang sedang dijalankan sekarang. Dimana, setiap tagihan yang datang dari RS Cikini, tidak langsung dilakukan transaksi pembayaran. Tetapi dibuat perhitungan terlebih dahulu,” tuturnya.

Menyinggung sampai kapan kerjasama antara Pemkab Merauke dan RS Cikini akan berjalan, Bupati Merauke menambahkan, pihaknya perlu melakukan pembenahan terlebih dahulu mulai dari sumber daya manusia (SDM) dengan menyekolahkan anak anak asli sampai kepada fasilitas penunjang yang memadai. Jika itu sudah dilengkapi dan dibenahi kembali, otomatis kerjasama akan dilepas. (JUBI/ANS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *