JPU Ngotot Baca Keterangan Saksi Forkorus Cs

JUBI—Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jayapura gagal lagi mengahadirkan lima saksi terdakwa Fokorus Yaboisembut, Edison Waromi, Selpius Bobii, Domminikus Surabut, Agust Kraar dalam persidangan lanjutan, Selasa (28/2). Para saksi yang gagal hadir antara lain, Hans Makabory, Paulus Wakayap, Linus W. Marweri, John Bernadone, Simon Wasanggai.
Menurut Jaksa Penuntut Umum, mereka yang tidak hadir itu telah diberikan surat panggilan. Surat panggilan yang disampaikan itu telah diterima yang bersangkutan. “Surat panggilan kami telah sampaikan. Surat panggilan itu ada yang diterima yang bersangkutan, ada juga yang menerima isteri dan kepala desa,”katanya.
Sekalipun para saksi tidak hadir, JPU mengotot baca keterangan saksi dalam BAP. “Majelis hakim mohon ijin. Ini kesempatan yang terakhir, kami akan membacakan keterangan dalam BAP.”kata salah satu Jaksa Penuntut Umum.
Para terdakwa menolak permintaan Jaksa Penuntut Umum ini. “Kami tidak tahu keterangan itu diberikan dibawa tekanan atau tidak. Keterangan harus diberikan setelah janji,  jadi kami menolak,”kata Selfius Bobii.
Selain terdakwa, Penasehat Hukum pun menolak JPU membacakan keterangan saksi dalam BAP. “KUHAP mengatur kesaksian setelah janji. Ini belum ada janji kesaksian,”kata penasehat hukum, Gustav Kawer.
JPU masih mengotot sehingga, Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada JPU atas dasar kebebasan. “Hak dari masing-masing pihak. Silahkan, anda punya hak membacakannya,”kata ketua majelis Hakim, Oktavianus kepada Jaksa Penuntut Umum.
Jaksa Penuntut Umum yang terdiri dari empat orang itu membacakan keterangan saksi secara bergantian. Setiap akhir pembacaan keterangan, dikatakan keterangan ini diberikan tanpa paksaan dari pihak manapun, kesediaan pribadi dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Namun, setelah pembacaan keterangan saksi dalam BAP, Penasehat Hukum para terdakwa, Gustav Kawer mengatakan para saksi memberikan keterangan itu dibawa tekanan. “Mereka juga memberikan keterangan tanpa didampinggi penasehat hukum,”kata Gustav Kawer. 
Sidang ditutup dan sidang akan dilanjutkan, Selasa (2/3) dengan agenda pemeriksaan saksi yang meringankan para terdakwa. (Jubi/voxpopa)
         

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *