Masyarakat Keluhkan Penerbangan Pesawat Twin Otter

JUBI–Masyarakat di daerah pedalaman mengeluhkan  rute penerbangan pesawat twin other yang tidak dilakukan secara rutin. Bahkan, ketika terbang sesekali ke beberapa tempat di pedalaman, penumpang yang diangkut pun sangat terbatas. Padahal, masih ada beberapa tempat duduk yang bisa dimanfaatkan orang lain.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Frans Ohoiwutun yang ditemui tabloidjubi.com di kantornya, Rabu (29/2) mengungkapkan, banyak sekali keluhan yang disampaikan masyarakat, terkait operasi pesawat ke pedalaman. “Saya juga tidak mengerti kenapa sehingga jumlah penumpang yang naik dibatasi. Padahal, masih ada beberapa tempat duduk yang bisa dimanfaatkan,” katanya.

Dengan persoalan tersebut, lanjut Frans, pihaknya akan  melakukan koordinasi dengan sesama anggota dewan lain agar memanggil managemen PT Merpati untuk memberikan penjelasan seputar pengoperasian pesawat twin other. “Terus terang, masyarakat merasa sangat dikecewakan,” tandasnya.

Managemen PT Merpati juga, jelas dia, harus menyadari kalau pesawat tersebut adalah milik masyarakat. Sehingga siapa saja yang hendak naik, harus dilayani. Tidak bisa ditelantarkan begitu saja, karena mungkin ada urusan penting di Kota Merauke. (Jubi/Ans)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *