Tuntut Forkorus Cs Dibebaskan, SHDRP Datangi DPRP

JUBI — Ratusan Rakyat Papua Barat yang tergabung dalam Solidaritas Hukum, HAM dan Demokrasi Rakyat Sipil Papua (SHDRP) melakukan demo damai dan menyampaikan aspirasi mereka di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP). Salah satu yang menjadi tuntutan mereka adalah agar Forkurus Yoboisembut cs yang ditangkap pasca Kongres Rakyat Papua (KRP) III lalu dibebaskan tanpa syarat.

Dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan koordinator dan penanggung jawab aksi, Alius Asso, ada sembilan poin penting yang diungkapkan SHRDP antara lain, medesak agar Departemen Hukum dan Ham Papua segera mengadili dan mencopot hakim pengadilian yang nakal atas tuduhan sidang Pimpinan besar Bangsa Papua Barat Forkurus Yoboisembut dan Edison Waromi demi kemanusian.

“Kami mendesak Depkumham segera menyurati pemerintah RI agar segera membebaskan pimpinan besar Papua Barat dan semua Tapol/Napol di Papua Barat. Selain itu kami juga mendesak Dephumkam memberi jaminan kesehatan yang layak kepada bagi pimpinan nasional Bangsa Papua Barat dan seluruh Tapol/Napol Papua,” kata Alisu Asso.

Selain itu menurutnya, SHRDP juga mendesak Depkumham Papua dan Jakarta untuk segera menyurati Presiden SBY guna pembebasan Tapol di Papua Barat. Mendesak pemerintah RI segera mencabut pasal makar dan indikasi seperatisme di Papua Barat demi perjuangan kemanuasian.

“Selain itu kami juga mendesak pekerja HAM di mancanegara agar memohon dukungan dan perhatian HAM internasional terhadap Tapol/Napol Papua Barat terlebih kepada pimpinan Papua Barat yang dipenjarakan Kolonial NKRI di Papua Barat. Kami juga menolak tegas pengadilan pengadilan makar atas pimpinan Bangsa Papua Barat di Indonesia. Kami minta agar segera gelar pengadilan internasional yang adil demi kemanusiaan. Depkumham atas nama pemerintah RI segera menghentikan pengamanan ketat gabungan TNI dan Polri pada saat sidang pimpinan Bangsa Papua Barat,” tandas Alius Asso.

Usai membacakan pernyatan sikap, selanjutnya koordiantor aksi menyerahkannya kepada pihak DPRP yang diteria Wakil Ketua I, Yunus Wonda bersama Anggota DPRP lainnya yakni, Nason Uti, Boy Dawir, Stef Kaisiepo, dan Erwin Kbarek.

Dihadapan pendemo Yunus Wonda berjanji akan menindak lanjuti aspirasi SHRDP dan meminta Menkopolhukam, Polri dan Polda Papua untuk menyikapi hal tersebut.

“Besok kami akan langsung buat surat pengantar ke pemerintah pusat dalam hal ini Menkopolhukam, Polri, dan Polda Papua agar segera menyikapi aspirasi ini karena kami juga bagian dan bapak dan ibu yang ada ini serta negeri ini,” kata Yunus Wonda. (Jubi/Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *