Dana Kesehatan Bagi Masyarakat Tidak Dimanfaatkan

JUBI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke mengalokasikan dana kesehatan untuk 160 kampung senilai lima puluh juta rupiah. Dana tersebut dapat dimanfaatkan dan atau digunakan oleh masyarakat yang tidak mampu untuk menjalani perawatan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat, jika menderita sakit yang tidak bisa ditangani di puskesmas.

Demikian disampaikan Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT yang ditemui tabloidjubi.com, Jumat (30/3). Menurutnya, berdasarkan informasi yang didapatkan jika besaran dana yang dialokasikan untuk masing-masing kampung senilai lima puluh juta itu, sebagian besar tidak digunakan dan atau dimanfaatkan. Sehingga terpaksa dikembalikan ke kas daerah yang mencapai delapan milyar rupiah.

“Saya akan cari tahu kira-kira kendalanya dimana. Karena hampir semua kampung tidak menggunakan dana yang telah dialokasikan pemerintah. Pasti ada yang sakit dan dirujuk ke RSUD Merauke, hanya saja menggunakan biaya sendiri. Padahal, ada dana yang telah dipersiapkan secara khusus oleh pemerintah,” tegasnya.

Dalam setahun, lanjut Bupati Merauke, tidak mungkin semua masyarakat dalam kampung tersebut mengalami musibah sakit yang parah. Tentu hanya beberapa yang sakit parah dan mungkin harus dirujuk ke RSUD. Olehnya, dialokasikan dana sebesar itu. (Jubi/Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *