Kaderisasi Pemimpin Tak Perlu Orang Lain

JUBI—Banyak pihak mengatakan kaderisasi kepemimpinan masyarakat membutuhkan orang lain. Kehadiran orang lain tersebut dibutuhkan untuk membentuk kemampuan memimpin dalam masyarakat banyak.

Namun tokoh Intelektual Jayawiajya, Wasuok Damianus Siep berpendapat lain. Menurut Siep, kaderisasi kepemimpinan tidak membutuhkan orang lain. Orang lain hanya dibutuhkan sebagai pendorong bagi orang yang potensial menjadi pemimpin.

“Kaderisasi pemimpin itu sebenarnya tidak membutuhkan orang lain. Orang lain itu mendorong orang yang potensial menjadi pemimpin,” kata Siep kepada kaum muda Katolik Jayawijaya dalam Seminar Sehari dengan tema, Mencari Jati Diri orang Papua, di Aula Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) Waena, Jumat (30/3) di Kota Jayapura, Papua.

Mantan Careteker Bupati Yalimo ini mengatakan kaderasisasi pemimpin yang baik itu berasal dari orang itu sendiri. Orang yang menyadari potensinya kemudian memimpin dirinya pasti akan menjadi pemimpin.

 “Potensi memipin itu ada dalam setiap pribadi orang. Orang itu mesti mengembangkan potensinya sendiri dengan kedasaran penuh,” katanya.

Orang muda mesti mengembangkan potensi mulai dari kelompok-kelompok kecil. Kelompok kecil itu akan mendorong seseorang menjadi pemimpin yang berkualitas mulai dari penampilan hingga kualitasnya dalam memimpin.

“Kelompok kecil yang kami bentuk di SMA Teruna Jaya dulu itu rupanya sangat penting untuk membentuk pribadi-pribadi pemimpin yang berkualitas,” kata mantan kepala Dinas Sosial Provinisi Papua ini menceritakan pengalamannya mengkaderkan pemimpin. 

Mantan kepala Dinas Pemerintah Kabupaten Jayawijaya ini mengajak anak-anak  muda Papua mengembangkan potensinya di dalam kelompok-kelompok kecil.

“Saya harap adik-adik mau terlibat dan kembangkan potensi-potensi pemimpin,” katanya.  (Jubi/Voxpopa)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *