PLN WP2B : Pemadaman Listrik Karena Beban Puncak

Jayapura (30/4) — Terkait berita yang dimuat tabloidjubi.com berjudul PLN Jayapura Resahkan Warga (Selasa, 24/4) Humas PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B), Rilwanu Ahkam menyampaikan pemadaman selama seminggu terakhir dikarenakan banyaknya gangguan yang  terjadi pada sistem mereka.

“Contohnya pada hari Senin tanggal 23 April 2012, adanya petir mengakibatkan padam di sistem Jayapura dan PLN memerlukan waktu 1 hingga 2 hari untuk menormalkan kembali sistem.” kata Rilwanu Ahkam kepada tabloidjubi.com melalui surat tertulis (29/4) yang sekaligus merupakan hak jawab PLN WP2B.

Lanjut Rilwanu, pemadaman juga dikarenakan Beban Puncak sebesar 53 MW di sistem Jayapura. Beban Puncak ini telah mendekati batas daya pembangkit yang dimiliki PLN Jayapura sebesar 54,5 MW. Hal ini mengakibatkan rawannya keadaan kelistrikan Jayapura. Sehingga apabila terjadi gangguan seperti petir, maka pemadaman akan terjadi.

Untuk mengantisipasi hal ini, PLN Jayapura telah melakukan upaya dengan menambah Mesin Pembangkit bahan bakar solar yang didatangkan dari Bali. Mesin pembangkit ini memiliki daya sebesar 8 MW, yang apabila sudah dioperasikan maka sistem Jayapura dapat kembali aman untuk sementara waktu.

“Kenapa sementara waktu? karena pertumbuhan ekonomi di Jayapura tergolong sangat cepat dan hal tersebut harus didukung dengan ketersediaan listrik yang ada.” kata Humas PLN ini.

Selain mendatangkan Pembangkit Listrik ini, PLN WP2B juga sedang membangun PLTU di Holtekamp dan Genyem yang nantinya bisa memasok daya sebesar 40 MW. PLN meminta dukungan berbagai pihak dalam upaya pembangunan tersebut. (Jubi/Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *