Grebek Camp Pelatihan, Aparat Tangkap Satu Orang Diduga OPM

Jayapura (31/05) — Aparat gabungan TNI/Polri menggrebek camp pelatihan TPN/OPM seluas 1,5 Ha, di Kampung Wadapi Distrik Angkaisera Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua, Selasa 29 Mei. Dalam penggerebekan itu aparat berhasil menangkap satu orang yang diduga anggota TPN/OPM, Tedi John Muntia (26) warga kampung Kabuena, Distrik Angkaisera.

 

Kabid Humas Polda Papua AKBP Yohanes Nugroho Wicaksono saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, saat aparat gabungan TNI/Polri melakukan penggerebekan penghuni camp pelatihan melarikan diri dan hanya satu orang yang berhasil ditangkap.

 

“Dari hasil pemerikasaan diketahui jika yang bersangkutan adalah anggota TPN/OPM. Jumlah peserta latihan yang ada di camp tersebut 230 orang,” kata Yohanes Wicaksono lewat pesan sigkatnya, Kamis (31/09).

 

Menurutnya, selain menangkap satu orang yang diduga anggota TPN/OPM aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ada di TKP antara lain, Bendera Bintang Kejora dua lembar, dua pucuk senjata rakitan, empat pucuk senapan angin, 20 butir amunisi, 11 parang, tiga kampak, dua tombak, satu mesin genset, satu mesin chainsawa, satu unit motor, dan enam tenda/terpal besar.

 

“Selain itu ada juga dokumen-dokumen latihan dan peralatan masak serta dua papan besar yang bertuliskan “Selamat Datang di Markas Kodam III Saireri”. Semua barang bukti itu saat ini diamankan ke  Mapolres Kepulauan Yapen,” ujarnya,

 

Mengenai kronologis penangkapan, Yohanes Wicaksono menjelaskan, awalnya ada informasi yang menyebutkan jika di kampung tersebut dilakukan kegiatan mencurigakan. Patroli gabungan lalu bergerak dari Mapolres menuju lokasi.

 

“Jarak dari Kampung Wadapi ke lokasi markas OPM hanya 400 meter masuk ke dalam hutan, kemudian dilakukan penyergapan dan terdapat Base Come OPM dengan areal kurang lebih 1000 m2, dilengkapi lapangan apel, lapangan HR, 10 bivak personel, senjata dan logistic,’’terangnya Wicaksono. (Jubi/Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *