Pelabuhan Perikanan di Merauke Belum Rampung

Jayapura (31/5) —Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan Provinsi Papua, Astiler Maharadja, mengatakan, meski pengerjaannya sudah memakan waktu selama tiga tahun, namun pembangunan pelabuhan perikanan di Kabupaten Merauke belum juga rampung.

 

“Seharusnya setelah tiga tahun berjalan pelabuhan yang dibangun dengan dana APBN ini sudah bisa menunjukan progress yang berarti. Namun, sampai sekarang kenyataannya hanya beberapa bagian yang selesai,” kata Astiler Maharadja kepada wartawan, di Jayapura, Kamis (31/5).

 

Dia menjelaskan, pelabuhan perikanan Merauke dibangun dengan menggunakan dan APBN. Namun, dana yang dikucurkan untuk pembangunan pelabuhan tersebut masih kecil. Tetapi bukan berarti kita tinggal diam dan abaikan pembangunannya. Kita terus melakukan koordinasi dengan pusat.

 

“Kami sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, maupun Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), dengan harapan pembangunannya bisa rampung tahun ini,” ujarnya.

 

Menurut dia, pembangunan pelabuhan ini juga sebagai upaya untuk mencegah terjadinya Illegal Fishing yang terjadi di Papua. Tentu dengan dibangunnya pelabuhan perikanan ini diharapkan nantinya potensi laut di wilayah laut Arafura akan lebih berkembang.

 

Selain itu, kata Astiler, pelabuhan perikanan Merauke akan dapat meningkatkan perekonomian nelayan. “Bila pelabuhan perikanan dapat terwujud pada tahun ini, hal ini akan dapat berimbas pada peningkatan perekonomian nelayan. Selain itu, potensi perikanan akan dapat memberikan peningkatan nilai ekonomis yang dapat menciptakan mutu produk yang baik yang dapat menembus pasar,” tambahnya.

 

Dikatakannya, pembangunan pelabuhan ini dapat berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi regional karena pada pembangunan ini akan terserap tenaga kerja baik bidang kenelayanan dan jasa juga sebagai pusat kegiatan perikanan lanjutan seperti industri perikanan.

 

“Saya sangat optimis pembangunan pelabuhan perikanan Merauke akan mendongkrak perekonomian, sekaligus memberikan nilai jual yang tinggi terhadap hasil tangkapan nelayan, yang nanti pada akhirnya akan berdampak bagi perekonomian nelayan,” ujarnya.

 

Untuk itu, Astiler berharap, Pemerintah Pusat dapat terus memperhatikan Papua sebagai daerah yang mempunyai pontensi alam yang melimpah, sehingga dapat tergali dengan baik. “Jelas bila pembangunan pelabuhan perikanan Merauke ini rampung, optimis potensi laut di wilayah Selatan Papua akan dapat dikembangkan dengan baik,” katanya. (Jubi/Alex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *