PT Dongeng Prabawa Hanya Sanggup Bayar 30 Milyar

 Merauke (31/5)–PT Dongeng Prabawa hanya menyanggupi untuk membayar dana senilai Rp 30 milyar kepada masyarakat  dari tujuh marga di  Distrik Nggutri yang lahannya akan digunakan dan atau dimanfaatkan untuk pembukaan perkebunan kelapa sawit. Padahal, masyarakat sendiri meminta ganti rugi senilai Rp 100 milyar.

 

Dalam pertemuan yang dipimpin langsung Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT di ruangan Kantor Bappeda, Jumat (31/5), sempat terjadi tarik ulur pembayaran antara masyarakat dengan pihak perusahan. Dimana, warga sendiri telah menurunkan harga pembayaran Rp 50 milyar, namun perusahan tetap punya pendirian dengan harga yang ditentukan.
Pertemuan pun sempat diskors selama beberapa menit guna dilakukan pembicaraan kembali antara masyarakat tujuh marga. Hasil akhirnya, mereka menerima nilai tersebut tetapi dengan persyaratan harus membayar  Rp 5 milyar terlebih dahulu. “Ya, kami sudah mengikuti apa yang menjadi keinginan perusahan. Tetapi  harus ingat, pembayaran uang sesuai kesepakatan harus dilaksanakan hari ini juga. Jangan menarik ulur waktu lagi,” pintanya.
Sementara Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka meminta pihak perusahan agar memahami secara baik dan benar tentang harga yang telah diamini masyarakat Ngguti. Artinya bahwa, ketika aktivitas sudah berjalan, mereka harus dilibatkan secara langsung. “Saya juga minta agar sisa pembayaran harus dituntaskan sesuai  kesepakatan bersama,” tegasnya. (JUBI/ANS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *