Status Quo Tiga Kursi PBR Tak Ganggu Jadwal Pokja Verifikasi

Jayapura (31/5)—Dukungan tiga kursi Partai Bintang Reformasih terhadap salah satu pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur Papua yang saat ini dalam status quo pasca adanya gugatan dari Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Papua, Yanni terhadap Dewan Perwakilan Pusat (DPP) dan juga DPW yang dianggap siluman dibawah kepeminpinan H. Zaenuddin tak akan mempengaruhi kerja Pokja Verifikasi DPRP.


Ketua Pokja Verifikasi Pansus Pilgub Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Jack Komboy mengatakan, Pokja Verifikasi tetap melakukan tugasnya sesuai jadwal yang ada. Mengenai tiga kusrsi PBR yang saat ini dalam status qou selama belum adanya kepastian hukum dari pengadilan diserahkan kepada Pokja Advokasi.

 

“Dengan adanya gugatan mengenai PBR, kami Pokja verifikasi tunggu keputusan pengadilan mengenai gugatan terhadap DPP dan DPW. Jadi itu juga pertimbangan bagi kami. Surat pemberitahuan mengenai status qou PBR sudah kami terima dan itu tugas Pokja Advokasi untuk menindak lanjuti, kami tunggu petunjuk dari mereka,” kata Jack Komboy, Kamis (31/05).

 

Menurutnya, sesuai jadwal, Pokja Verifikasi akan melakukan tugasnya hingga tanggal 10 Juni mendatang, dimana saat itu merupakan batas waktu pengembalian berkas para Balon yang sudah dilengkapi. Namun karena tanggal tersebut bertepatan hari Minggu sehingga diundur sehari. “Jadi kita undur sehari atau tanggal 11 Juni barulah batas waktu pengembalian berkas para Balon yang sudah dilengkapi. Jadi kami tetap akan bekerja sesuai jadwal,” ujarnya.

 

Dikatakan Jack Komboy, dalam verifikasi berkas pasangan Balon lalu, selain adanya tujuh partai yang memberikan dukungan ganda masih ada juga kandidat yang belum menyerahkan ijazah mereka. “Ada juga dua partai bermasalah yakni PBR dan Kedaulatan. Partai yang memberikan dukungan ganda misalnya PKDI. Selain mendukung MR. Kambu juga mendukung Lukas Enembe. Begitu juga dengan PIS dan Republikan yang mendukung Kambu dan juga mendukung Alex Hesegem,” urai Jack Komboy.

 

Ditambahkannya, untuk itu Pokja Verifikasi akan mengecek langsung ke DPP akan kebenaran dukungan terhadap pasangan Balon serta berpatokan pada SK yang dikeluarkan DPP dan juga Kesbangpol juga DPW. (Jubi/Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *