HIV-AIDS di Serui Capai 225 Kasus

Serui (29/6)Dari tahun ke tahun, kasus HIV/AIDS di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, terus merangkak naik. Sejak tahun 2001-2011 lalu, tercatat  225 kasus HIV/AIDS mendera kota julukan kembang itu.  

Data ini diperoleh tabloidjubi.com, belum lama ini dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen kepada komisi penanggulangan AIDS (KPA). Catatan lain dalam data itu menyebutkan, dari laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, jumlah kasus HIV/AIDS tahun 2001-2011 sebanyak 225 kasus. Sumber penularan HIV terbanyak melalui hubungan sex sebanyak 217 kasus (96,44 persen) berikut dari ibu kepada bayinya, sebanyak 8 kasus (3,56 persen).

Penderita HIV/AIDS menurut jenis kelamin, Laki-laki 94 kasus atau 41,78 persen, Perempuan 131 kasus atau 58,22 persen. Penyebaran tertinggi diwilayah itu terjadi pada usia produktif yaitu 15-49 tahun. Kasus HIV/AIDS diusia ini sebanyak 207 kasus atau 92 persen. Jumlah itu terdiri dari kelompok usia 15-29 : 107 kasus (47,56 persen). Kelompok usia 30-39 : 72 kasus (33 persen). Kelompok usia 40-49 : 28 kasus (12,44 persen). Jumlah kasus pada lansia (usia  50->60 tahun) sebanyak 10 kasus atau 4,44 persen. Terakhir, kasus pada perempuan terbanyak terdapat pada ibu rumah tangga sebanyak 74 kasus atau 56,5 persen.

Kebanyakan warga di kawasan itu mengidap penyakit yang susah ditemukan obatnya itu karena menenggak miras. Selanjutnya, maraknya panti pijat dan karaoke, mobilisasi penduduk dengan kehadiran kapal putih, minimnya pengetahuan dan pemahaman dari warga mengenai bahaya HIV/AIDS. Selain itu, maraknya lokasi-lokasi WPS (Wanita Pekerja Seks) terselubung, pengaruh teknologi informasi pada pelajar. Terakhir, masyarakat cenderung berperilaku hidup tidak sehat. Kasus dari penyakit yang belum ada obatnya ini terus merangkak naik tiap tahun lantaran kurangnya sarana dan prasarana penunjang layanan kesehatan. (Jubi/Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *