Tinju Latihan Fisik, Khusus Pembakaran Otot

Jayapura (29/6)—Tinju PON Papua jelang pemindahan Training Centre (TC) atau pemusatan latihan ke Kabupaten Mimika, digenjot latihan fisik kusus. Salah satunya untuk pembakaran asam lactat akibat kelebihan otot di dalam tubuh atlit.

 

Pelatih Kepala Tinju PON Papua, Carol Renwarin, Jumat, (29/6) membenarkan ke 11 atlit persiapan PON XVIII itu, dijatah lari 1500 meter untuk mengurangi otot yang menumpuk di atlitnya. 

 

Lari 1500 meter, kata pelatih berambut putih itu, untuk pertukaran gas sekaligus untuk daya tahan tubuh. Menurutnya 1500 meter yang dikususkan Jumat pagi itu, diklasifikasi per item, masing-masing lari 1000 meter sebanyak 8 kali putaran atau speed only.

 

Selanjutnya lari 150 meter sebanyak 2 kali atau disebut speed endurance dan 400 meter sebanyak 1 kali atau disebut speed endurance. “Latihan itu untuk pembakaran asam lactat untuk menghapus atlit punya kelebihan otot,” kata Carol.

 

Di tempat yang sama, salah satu atlit tinju putra, Sartil Nap mengatakan, kendati berat latihan yang diberikan pelatih, namun demi nama Papua, mereka berjuang demi kejayaan Papua di dunia olahraga tinju. “Apalagi tinju identik dengan karakter kita orang Papua,” kata Sartil. (Jubi/Roberth Wanggai)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *