Program KB di Kabupaten Lany Jaya Tidak Berlaku

Jayapura, (1/7)— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lany Jaya tidak memberlakukan yang namanya Program Keluarga Berencana (KB). Bagi para ibu-ibu diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk ‘mencetak’ anak-anak. Bahkan, pemerintah setempat,  memberikan bonus lima juta bagi setiap ibu yang dinyatakan positif hamil.

Bupati Lany Jaya, Befa Jigibalon, SE, M.Si  yang ditemui tabloidjubi.com di Swisbelt Hotel, Sabtu (30/6) mengungkapkan, meskipun Pemerintah Pusat sedang menggalakan yang namanya Program KB, namun khusus untuk di Lany Jaya, program dimaksud tidak berlaku. “Jadi, pemerintah melarang masyarakat untuk mengikuti program dimaksud. Dan, bagi yang hamil, akan diberikan bonus senilai lima juta rupiah.

Pemerintah, lanjut Jigibalon, memberikan bonus tersebut agar ibu-ibu yang sedang hamil, dapat memanfaatkan uang untuk membeli kebutuhan makanan bergizi. Sehingga pertumbuhan anak di dalam kandungan juga lebih baik. “Jadi, saya mengurus para ibu tidak hanya pada saat melahirkan, tetapi masih dalam kandungan sudah wajib diberikan gizi yang baik,” tandasnya.

Disinggung pemerintah melarang masyarakat mengikuti Program KB, Jigibalon mengungkapkan, lahan dan potensi di Kabupaten Lany Jaya masih sangat luas dan sekarang masyarakatnya masih kurang. Olehnya, diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menghasilkan anak. Sehingga nantinya mereka menjadi penerus generasi di waktu mendatang. (Jubi/Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *