Emas Yolanda di Uzbekistan Bukan Jaminan di PON

Jayapura, (31/7) – Wasit hakim Karate asal Papua, Menase Opur menegaskan sekalipun atlit karate putri PON Papua atas nama Yolanda Asmuruf baru saja memperoleh medali emas di Uzbekistan pada kejuaraan karate Asia baru-baru ini, belum bisa dijadikan jaminan buat yang bersangkutan peroleh emas di arena PON XVIII, September mendatang di Pekanbaru-Riau. Pasalnya cabang karate adalah olahraga tidak terukur, dengan menggunakan 4 juri.

“Bukan jaminan,” bilang Menase Opur, Selasa, (31/7) di Kantor KONI Papua, APO Jayapura.

 

Menase Opur yang baru saja kembali dari Uzbekistan mengikuti ujian wasit dan lulus sebagai wasit Asia mengatakan cabang karate sangat kental sekali dengan unsur subjektifitas dalam memberi penilaian.

“Unsur subjektifitas sangat kental sekali. Faktor non teknis sangat berperan disitu,” ujar Menase Opur yang bercita-cita ingin mengambil sertifikat wasit Dunia di Paris-Perancis tahun depan.

 

Ketua Harian Pengprov Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Papua, Gayus Manupapami mengakui olahraga karate, judo, pencak silat adalah olahraga tidak terukur yang penilaiannya berbeda dengan cabang olahraga lain.
“Kalau olahraga tarung derajat, tinju adalah olahraga terukur. Jika memukul lawan KO, yang bersangkutan menang. Di karate beda, justru yang pukul KO, yang diskualifikasi,” terangnya. (Jubi/Roberth Wanggai)
 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *