Cuaca Buruk, Satu Kapal Tenggelam di Perairan Sorong

Sorong (31/7)Akibat cuaca buruk,  Sabtu (28/7) lalu, satu kapal yang memuat kayu tenggelam disekitar perairan Waisai dan Sorong, Papua Barat. Muatan kayu yang dibawa tenggelam bersama kapal.Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Peristiwa mirip kembali terjadi pada Senin (30/7). Tiga nelayan dikabarkan hilang di perairan Makbon, Sorong.

Max Binur, warga Sorong mengatakan, kapal yang tenggelam disekitar perairan Waisai dan Sorong, Sabtu, 28 Juli 2012 lalu, berlayar dari Waisai menuju Sorong dengan memuat kayu dan penumpang. Kapal itu tenggelam disekitar perairan Waisai dan Sorong akibat diterpa angin kencang dibagian selatan Sorong. Kapal kayu itu dikabarkan tenggelam pada pukul 06.00 WIT.

“Kapal itu berlayar dari Waisai pagi hari. Ketika sampai diperairan didekat perairan Sorong, kapal tenggelam karena angin kencang dibagian selatan Sorong,” kata Max saat dikonfirmasi tabloidjubi.com, Selasa (31/7). Kala itu, kapal memuat banyak kayu. Banyak juga penumpang yang ikut. Namun, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Saat itu, tak ada tim SAR yang menolong. Para penumpang diselamatkan oleh sebuah kapal kayu yang dinahkodai kapten Aser yang hendak melewati kawasan itu. Mereka menolong para penumpang disekitar perairan Batanta – Sorong pada pukul 11.00 WIT. Semua penumpang dan awak kapal selamat. Sementara kayu yang dimuat tenggelam bersama kapal. “Penumpang yang ikut kapal itu yang ditolong bersama awak kapal. Tapi, kayu yang dimuat tenggelam bersama kapal,” kata Max. Max Binur tak menyebutkan jumlah penumpang yang ditolong saat itu. Aser kapten kapal yang menolong penumpang ketika itu, saat dihubungi tabloidjubi.com melalui telepon selulernya, tak diangkat.

Peritiwa mirip kembali terjadi pada  Senin, 30 Juli 2012. Seperti dikabarkan mediaindonesia.com, Selasa (31/7), cuaca buruk  yang terjadi di laut Makbon, Sorong, Senin (30/7) merenggut tiga korban jiwa. Sebanyak tiga nelayan dikabarkan hilang di laut Makbon. Ketiga nelayan yang hilang tersebut yakni Feby, 30, Herman, 35, dan Adi, 27. Ketiganya menggunakan Speedboat 15 PK.

Pencarian telah dilakukan oleh Tim SAR Sorong baik dari perairan Makbon Sorong maupun dari Raja Ampat, belum membuahkan hasil. “Tim SAR telah mencari selama dua hari ini, namun belum membuahkan hasil,” jelas John salah satu keluarga korban, tulis mediaindonesia.com, Selasa. Cuaca buruk juga menyulitkan Tim SAR Sorong dalam melakukan pencarian. (Jubi/Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *