Diintervensi, Asisten Pelatih Voly PON Balik ke Papua

Jayapura (31/7)—Asisten Pelatih Voly Putri PON Papua, Frengky Saweri, harus pulang lebih awal dari try out-nya bersama tim ke Jakarta, akibat tak cocok dengan situasi dalam tim. Tapi pasca tibanya di Jayapura, dia diminta kembali oleh Ketua Puslatprov PON Papua, Drs. Ismail Rumbiak untuk kembali ke Jakarta bersama tim, karena waktu pelaksanaan PON sudah dekat.

 

Saat diminta komentarnya di Kantor KONI APO Jayapura, Selasa, (31/7), Frengky Saweri membenarkan hal itu. Menurut Sawery alasan kembali ke Jayapura karena kondisi di tim kurang ‘sehat’. “Masih ada keterlibatan official yang mengambil alih latihan. Seharusnya peran saya sebagai asisten pelatih untuk membantu latihan, akirnya saya merasa fungsi saya sudah tidak ada sehingga saya kembali (ke Jayapura) untuk menanyakan ke Puslatprov tentang posisi saya,” katanya.

 

Frengky mengakui, try out tim voly putri dari Jayapura ke Jakarta yang sudah memakan waktu satu bulan lebih, namun secara psikologis dia harus mengambil langkah hengkang ke Jayapura untuk memperjelas statusnya ke Puslatprov. “Beliau (Ismail Rumbiak) perintahkan saya bahwa harus kembali dengan tim, mengingat kondisi waktu yang sangat mepet dan tidak bisa lagi ada pergantian,” kata laki-laki asal Sarmi itu.

 

Ketika ditanya apakah dirinya akan kembali ke Jakarta bersama tim? “Selaku anak daerah saya siap,” jawab Frengky sambil mengaku akan balik bergabung dengan tim dengan syarat Puslatprov mengeluarkan surat keterangan. “Saya balik harus ada surat yang saya pegang untuk menyampaikan langsung ke pelatih kepala supaya hal-hal yang macam itu, bisa dirubah,” katanya. (Jubi/Roberth Wanggai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *