Disnaker Papua Akan Pantau Pembayaran THR Bagi Karyawan

Jayapura (31/7)—Mengingat 18 hari lagi perayaan Hari Raya Idul Fitri 1433 berlangsung, Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan (Disnakerduk) Provinsi Papua, akan memantau pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi setiap karyawan yang beragama Muslim di daerah itu.

“Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Provinsi Papua, memastikan pembayaran THR wajib dilakukan sepekan sebelum lebaran. Untuk itu, kami akan terus mengawasi pembayaran itu,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Provinsi Papua, Yan Piet Rawar, di Jayapura, Selasa (31/7).

Dia menegaskan, perusahaan di Papua, khusunya di Jayapura, tidak perlu harus ada himbauan dari Pemerintah lagi soal pembayaran THR. Tetapi sudah harus tahu tugasnya, karena pekerja harus mendapat haknya setiap tahun sekali.

“Kami akan pantau terus, tetapi sebagian perusahaan di Papua, setiap tahun rata-rata semuanya membayarkan THR seminggu sebelum lebaran atau bahkan sebelumnya,” katanya.

Dia menjelaskan, pembayaran THR seminggu sebelum lebaran sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dimana, merujuk pada Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Muhaimin Iskandar, No: SE 05/MEN/VII/2012 tertanggal 19 Juli 2012 itu tentang pembayaran THR selambat-lambatnya sepekan sebelum Lebaran.

Lanjutya, dalam surat edaran tersebut, menjelaskan THR diberikan kepada karyawan yang telah memiliki masa kerja minimal tiga bulan secara terus-menerus. Besaran THR bersandar daripada kebijakan perusahaan dengan melihat lamanya masa kerja.

“Bagi karyawan yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, THR-nya sebesar satu bulan upah. Kalau masa kerja di bawah satu tahun, diberikan THR secara proporsional. Sementara bagi para karyawan yang belum mendapatkan THR maka disarankan untuk melaporkannya Disnakerduk yang ada di seluruh kabupaten/kota di Papua,” katanya. (Jubi/Alex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *