PNS Tak Disiplin, Akan Ditindak Sesuai Aturan

Jayapura (31/7)—Banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berkeliaran di saat masih jam dinas maupun di luar jam dinas tapi masih menggunakan pakaian seragam dinas PNS. Bahkan banyak diantara mereka, ditemui di tempat-tempat terlarang dengan minuman keras.

 

Sehingga ke depannya, akan ditindak sesuai aturan. Ini dikatakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua, Drs. Demi Heiopon, Selasa, (31/7) di Jayapura. “Sebenarnya kita lagi godok peraturan mengenai peraturan pegawai negeri sipil yang jalan minum-minum keras (miras) dengan pakaian dinas, dengan mobil dinas,” katanya saat ditemui di Kantor KONI Papua, APO Jayapura.

 

Khusus dalam penggunaan mobil dinas, Demi akui, penyalahgunaan lebih banyak, dari pada peruntukan yang sebenarnya. “Hal ini yang perlu menjadi catatan kami. Peraturan itu (nanti) mengenai ketertiban dan ketentraman,” kata Demi.

 

Diakuinya pembahasan peraturan itu, diambil seluruh saran masukan dari seluruh Kabupaten/Kota di Papua dan akan diambil sebuah keputusan lewat aturan yang lebih riil di lapangan nantinya. “Kita akan formulasikan dia (aturan) yang terbaik khususnya di Papua,” kata adik kandung Hengky Heipon itu.

 

Dia mengatakan soal sangsi yang akan diputuskan, akan dilihat sesuai dengan pasal yang diatur. Misalnya tidak masuk kantor tapi keluyuran di luar, itu menjadi bagian yang akan dibahas, ulas Demi Heipon sembari mengatakan aturan itu akan berimbas pada hak-hak PNS tersebut.  “Termasuk DP3 nya juga masuk dalam aturan itu,” katanya.

 

Dia akui, banyak PNS terutama di Kantor Gubernur banyak yang datang ke kantor, asal ada kegiatan. “Kalau tidak ada kegiatan, tidak mau datang. Padahal dia (PNS) tidak tau bahwa dia punya tupoksi itu sudah ada.  Itu sebabnya kami himbau para PNS, terutama jika mau jadi tuan di negeri sendiri, maka bukan berarti hanya duduk-duduk berpangku tangan. Tapi harus bekerja. Karena bekerja itu adalah talenta yang tuhan berikan. Harus ada di kantor supaya ketika kita ambil keputusan juga jelas,” katanya.

 

Satpol PP Provinsi Papua berkekuatan 35 orang, sementara ditambah 112 orang tenaga honor di lapangan yang memback up tugas-tugas rutin di wilayah kerja Satpol PP Provinsi Papua. (Jubi/Roberth Wanggai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *