Harga BBM di Kimaam Mencekik Leher

Merauke (30/8)—Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Matheus Liem Gebze, SH mengungkapkan, harga bahan bakar minyak (BBM) di Distrik Kimaam, sangat mencekik leher dan mengalami kelangkaan setiap tahun. Harga yang dijual di para pengecer terutama bensin  adalah Rp 25.000. Padahal, telah ada standard yang ditetapkan yakni Rp 4.500.

 

Demikian disampaikan Liem Gebze yang ditemui tabloidjubi.com diruang kerjanya, Kamis (30/8). “Kami baru selesai melakukan audiens dengan Managemen Pertamina Cabang Merauke. Dari audiens yang dilakukan, disepakati beberapa point yang harus dijalankan dan atau dilaksanakan mulai dari sekarang,” katanya.

 

Beberapa kesepakatan itu, kata dia, meminta kepada Pertamina agar agen yang dipercayakan selama ini, agar diberhentikan dan diganti dengan orang lain. Karena fakta di lapangan jika banyak BBM yang didroping kesana, dijual lagi ke kios-kios. Sehingga terjadi permainan harga yang ujung-ujungnya masyarakat menjadi korban.

 

“Masih banyak orang yang bersedia untuk menjadi agen BBM di Distrik Kimaam. Kita presure kepada pihak Pertamina. Karena masyarakat dari tahun ke tahun selalu merasa dipermainkan dan dibebankan dengan harga BBM terutama bensin yang sangat mahal,” ujarnya. (Jubi/Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *