Satpol PP Merauke Gunakan Pendekatan Kekeluargaan

Merauke (31/8) Dalam melakukan penertiban terhadap para pedagang termasuk penjual ikan di Jalan Ermasu yang sedang berjualan, aparat satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Merauke selalu menggunakan pendekatan kekeluargaan. Karena dengan begitu, mereka akan sadar dan pindah ke tempat jualan yang telah dipersiapkan.

Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Drs. Djoko Guritno yang ditemui tabloidjubi.com diruang kerjanya, Jumat (31/8). Menurut dia, cara yang diterapkan selama ini untuk memindahkan para pedagang adalah dengan pendekatan kekeluargaan. “Kita tidak menggunakan kekerasan, karena bisa berdampak kepada hal-hal yang tak diinginkan bersama,” katanya.

Sebelum turun melakukan penertiban, demikian Djoko, pihaknya selalu mengingatkan stafnya agar tidak boleh dengan kekerasan. Jika ada persoalan di lapangan, harus diselesaikan dengan baik-baik. “Apa yang saya sampaikan itu, terbukti dan rekan-rekan wartawan bisa melihat sendiri di lapangan. Dimana, tidak ada benturan yang terjadi,” akunya.

Pemkab Merauke, jelas Djoko, telah menyiapkan tempat yang representatif bagi para pedagang untuk berjualan. Sehingga tidak boleh berjualan di tempat atau daerah yang dilarang. Khusus pedagang ikan di Jalan Ermasu, telah diberikan pemahaman yang baik dan dalam satu atau dua hari kedepan, mereka akan bongkar tempat jualan sendiri. (Jubi/Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *