Ribuan Anggota Pramuka Ikut Karnaval Budaya

Jayapura (14/10) — Ribuan anggota pramuka penegak dan pandega dari 33 provinsi di Indonesia mengikuti karnaval dengan menggunakan baju adat untuk memperkenalkan budaya dari daerah masing-masing sekaligus memperkenalkan diri satu sama lain. Karnaval budaya merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam Raimuna Nasional X Gerakan Pramuka 2012 yang di gelar di Bumi Perkemahan Phokela Cenderawasih Jayapura.

Kegiatan karnaval yang dilepas secara resmi oleh ketua Kwarnas Azrul Azwar dan didampingi Pangdam XVII Cenderawasih Letkol Inf.Jansen Simunjantak, dimulai dari kantor Gubernur dan finis di Taman Imbi.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia Azrul Azwar kepada wartawan, di Jayapura, Minggu (14/10), mengatakan, karnaval diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkenalkan budaya atau adat dari masing-masing daerah serta untuk memperkenalkan diri satu sama lain.  

“Hari ini kita selenggrakan acara karnaval, dimana setiap acara kepramukaan apakah jambore atau Raimuna serta kegiatan lain yang menyangkut kepramukaan. Tujuan penyelenggaraan karnaval ini adalah untuk menampilkan budaya setempat agar dikenal masyarakat sekitar, serta untuk memperkenalkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan kebudayaannya. Budaya ini mencerminkan kebersamaan, agar kebersamaan lebih erat sebagai satu bangsa,” katanya.

Menurut dia, dalam karnaval semua peserta dari setiap daerah datang dengan menggunakan pakaian adat mereka masing-masing. Hal ini sengaja dilakukan supaya dapat dicontoh dan dilihat oleh masyarakat secara langsung.

“Setelah acara karnaval ini akan dilakukan malam api unggun atau malam Bhineka Tunggal Ika di arena perkemahan,” ujarnya.

Dia menilai, selain untuk saling memperkenalkan budaya dan adat masing-masing, dengan adanya pelaksanaan karnaval akan timbul saling pengertian dan pemahaman antar satu dengan yang lainnya.

“Salah satu tujuan karnval ini adalah sebagai upaya untuk menciptakan persaudaraan diantara kita serta untuk memperkenalkan diri satu sama lain, karena ini karnaval salah satu bentuk pengenal diri,” jelasnya.

Sementara itu, menurut James Modouw yang mewakili pemerintah Papua mengakatakan, karnaval yang menghadirkan budaya atau adat dari semua daerah memperkaya budaya nusantara di Bumi Cenderawasih ini terutama di Kota Jayapura.

“Untuk itu kami menyampaikan terima kasih untuk persiapan yang terlaksananya karnaval ini dan kami mengucapkan terimakasih banyak atas terselenggaranya Raimuna yang akan menjadi ikon persahabatan untuk perdamaian dengan seluruh masyarakat Papua dan demi perdamaian nusa dan bangsa serta Dunia,” katanya.

Selain karnaval, usai finis di Taman Imbi, langsung dilakukan penandatanganan deklarasi Pramuka Duta perdamaian yang berisi Pramuka penegak dan Pandega Indonesia bersedia menjadi duta perdamaian Indonesia sebagai bukti dukungan kami untuk kedamaian bumi Indonesia dan dunia dan aktif mendukung terciptanya perdamaian untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. (Jubi/Alex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *