Ujung Kondom Dipotong, PSK Terjangkit Penyakit IMS

Merauke (15/10)Berdasarkan pengakuan dari salah seorang pekerja seks komersial (PSK) setelah dilakukan pemeriksaan jika saat melakukan hubungan badan dengan lawan jenisnya, ujung kondom dipotong. Saat itu, mereka sedang dalam keadaan mabuk sehingga tidak memperhatikan dengan baik. Akibatnya, mudah terjangkit penyakit infeksi menular seksualitas (IMS).

 

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Merauke, Simson Silubun, SH ketika ditemui tabloidjubi.com diruang kerjanya, Senin (15/10).

 

“Ya, para PSK juga tentunya selalu ingin menggunakan kondom ketika sedang berhubungan badan. Hanya saja, bisa saja pasangannya menggunakan berbagai cara dengan bisa memotong ujung kondom. Apalagi mereka sedang dalam keadaan mabuk bersama,” ujarnya.

Dijelaskan, saat ini terdapat empat orang yang akan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Merauke. Pasalnya, melangggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2003. Dimana, tidak menggunakan kondom ketika sedang melakukan hubungan intim dengan lawan jenisnya.

Disinggung jika ada pihak yang menggugat keberadaan Perda tersebut lantaran hanya para PSK disidangkan, Simson menambahkan, dalam setiap kegiatan sosialisasi maupun pemeriksaan yang dilakukan, telah diminta agar menyampaikan pasangan kencannnya. Sehingga bisa diseret bersama ke kursi pesakitan. “Kita sudah berulang kali meminta kepada para PSK, namun mereka sangat tertutup. Karena takut kehilangan pelanggan,” tandasnya. (Jubi/Ans)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *