Ada Pasar Tradisional Basis Wisata di Nabire

Jayapura (16/10)Di Nabire, ibukota Kabupaten Nabire, Papua, akan diresmikan pasar tradisional berbasis wisata. Pasar yang dibantu Kementrian Koperasi RI dengan dana Rp 800 juta itu berada di lokasi seluas satu hektar itu terdapat memiliki dua puluh kios atau stand milik mama-mama anggota Koperasi Wanita Mandiri (KWM) Nabire.

 

KWM merupakan bentukan Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) di kabupaten tersebut. Setelah perjuangan yang cukup lama, sejak tahun 2011, akhirnya pasar baru diresmikan November mendatang oleh Pemda Papua.

Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Kabupaten Nabire, Merry C. Yoweni mengatakan, dengan adanya pasar tersebut, menandakan, orang Papua juga bisa bersaing di bidang ekonomi.

Menurut Merry, saatnya orang Papua bangun untuk membangun Papua, bukan mengharapkan orang lain.   

“Kita juga bisa. Kenapa harus melalui prosedur yang berat dan tidak optimal dan menimbulkan banyak korupsi? Diharapkan pemerintah pusat, stop bilang kami orang Papua tidak mampu. Jangan perlakukan kami sebagai warga negara kelas dua,” kata Merry, melalui ponselnya kepada tabloidjubi.com, Selasa (16/10) sore.

Pasar tradisional-wisata yang akan diresmikan dengan motto ‘Berbelanja dan Berwisata Pertama di Nabire’ itu sebagai gebrakan baru bagi anggota koperasi di ‘Kota Gempa’ itu, terutama mama-mama dari KWM Nabire.

Disebutkan, pasar itu akan diresmikan oleh Dinas Koperasi Pemda Papua. Namun, hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Koperasi Papua, Kaleb Worembai belum dimintai konfirmasi.

Ketua KAPP Nabire mengatakan, lokasi pasar itu nantinya dijadikan lokasi wisata. (Jubi/Timo Marten)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *