PASI Papua Sesalkan Tindakan Atlit AA Lakukan Tipiring

Jayapura, (16/10) – —Sekretaris Pengprov PASI Papua, Amon Beroperay menyesalkan tindakan atlit atletik Papua berinisial AA yang telah melakukan tindakan penganiayaan ringan (tipiring) terhadap calon mertuanya. Tindakan ini menyebabkan AA kini mendekam di rumah tahanan Polsekta Jayapura Utara Papua.

 

“Saya sangat menyesal, karena tindakan olahragawan, mestinya sebagai atlit berprestasi memiliki watak yang telah dibentuk melalui proses pelatihan dan pembinaan untuk harus berpikir dewasa,”ungkapnya kepada tabloidjubi.com, Selasa, (16/10).

Menurut Amon Beroperay, tindakan tersebut tidak mencerminkan seorang  olahragawan yang baik. Hal itu menjadi atensi Amon saat diminta tanggapannya terhadap kasus yang menimpa atlit binaannya di Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Papua, di Kantor KONI Papua, APO Jayapura.
“Kalau dari sisi formilnya, saya pikir itu pribadi karena masalah keluarga. Jadi sangat disayangkan soal penahanan ini (atlit AA). Saya sendiri sudah menghadap ke keluarga dan memang dia (AA) bawa parang dan merusak pintu. Tapi tidak ada yang korban disitu,”ungkapnya.
Menurut dia jika proses hukumnya berlanjut terhadap AA, nantinya akan ada pembuktian. Ketika disinggung upaya hukum apa yang akan dibuat oleh Pengprov PASI Papua ? menurut Amon, pihaknya tidak akan membatalkan hal itu. “Kita tidak membatalkan hal itu, karena prosesnya jalan sesuai aturan. Pembuktian yang bisa meringankan. Dan kalau dia bawa parang, ada unsur direncanakan. Jadi nanti di pembuktian yang bisa meringankan dan memberatkan. Pasti akan muncul pembelaan sesuai dengan yang terjadi,”ujar Amon.
Sebagaimana dari pengakuan keluarga korban, selain pintu dirusak, calon mertua laki dari AA juga terkena bogem mentah di bibirnya yang menyebabkan luka dalam. Selain itu calon kaka iparnya juga terkena sabetan parang ke arah helm yang digunakan, sehingga menyebebkan helm pecah. (Jubi/Roberth Wanggai)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *