Polda Papua Kirim Timsus ke Timika

Jayapura, (16/10), — Guna meyelesaikan konflik antar warga yang terjadi di Kabupaten Mimika, Kepolisian Daerah (Polda) Papua membentuk tim khusus.

Kapolda Papua, Tito Carnavian mengatakan tim khusus ini beranggotakan dua orang anggota polisi putra asli daerah setempat. Mereka akan bertugas hingga batas waktu yang tidak ditentukan untuk melakukan mediasi kedua kelompok yang bertikai guna penyelesain secara adat.

“Ya kita bentuk tim khusus guna menyelsaikan konflik antar warga di Timika. Kenapa kita pilih putra daerah setempat karena pertama, yang bersangkutan pernah menjabat Wakapolres disana, kedua dia pernah jadi Kasatgas, yang ketiga memiliki akses, kepada pihak-pihak yang bertikai dan keempat ya dia juga warga Papua sehingga cara antropologis lebih diterima masyarakat di sana,” kata Tito Carnavian, Selasa (16/10).

Menurutnya, karena ini permasalahan konflik sehingga  pasti ada beda kepentingan. Untuk diharapkan bisa segera ada jalan keluarnya. “Kita harapkan mereka dapat mempertemukan kedua kubu dab ada jalan keluar, ada komitmen sampai ada titik temu,” singkat Tito Carnivian.

Sementara itu, Kepala suku Mimika, Jomber M Balino mendesak Kapolda Papua untuk mengganti Kapolres Mimika, Denny Siregar yang dianggap tidak menghormati adat istiadat masyarakat setempat dalam menjalankan tugasnya.

“Kapolres Mimika harus ganti karena dia belum tahu budaya adat, kondisi daerah belum dia pahami. Makanya jadi berbelit-belit masalah di konflik Mimika,” tegas Jomber M Balinom

Menurut dia, pihaknya meminta agar yang menjadi Kapolres di daerah tersebut harus orang asli Papua agar lebih mengetahui budaya dan adat. “Selama bertugas di Mimika dari dulu sampai sekarang memang cara pelayanannya kurang pas,” tutup Jomber M Balino.

Konfik antara dua kelompok warga di Mimika terjadi sejak awal September lalu yang menewaskan empat orang warga sipil dengan luka bacok. Hingga saat ini daerah di sekitar Utikini, Mimika masih tegang. (Jubi/Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *