Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polda Papua amankan 15.000 butir PCC dari Makassar 
  • Rabu, 27 September 2017 — 20:56
  • 1521x views

Polda Papua amankan 15.000 butir PCC dari Makassar 

Dari informasi tersebut, lanjut Kamal, pihaknya melakukan control delivery selama lima hari mulai dari 20 sampai 26 September 2017. "Akan tetapi sampai dengan tanggal tersebut, pemiliknya tidak mengambil kiriman," ucapnya.
Satuan Dir Narkoba Polda Papua tengah melakukan penyidikan terhadap sitaan pil PCC - Jubi/IST
Abeth You
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Kepolisian Daerah (Polda) Papua melalui Direktorat Narkoba berhasil mengamankan 150 bungkus narkotika yang terdiri dari 15.000 butir pil PCC pada Rabu 27 September 2017.

Paket PCC tersebut dikirim melalui jasa pengiriman PT. Walet Dirgantara dengan alamat pengirim PT. Farmasi Jaya Jalan Rajawali No 16 Makassar, dengan tujuan apotek Kita Farma Jayapura. 

Dikatakan Kabid Humas Polda Papua, AKBP. A.M. Kamal, penyitaan barang bukti berupa satu karton paket berdasarkan informasi Rabu 20 September 2017, saat anggota Dit Narkoba Polda Papua berkoordinasi dan bekerja-sama dengan PT. Wallet Dirgantara Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

"Itu guna pelacakan dan untuk mengetahui siapa pemilik dari paket tersebut," katanya, Rabu (27/9/2017).

Dari informasi tersebut, lanjut Kamal, pihaknya melakukan control delivery selama lima hari mulai dari 20 sampai 26 September 2017. "Akan tetapi sampai dengan tanggal tersebut, pemiliknya tidak mengambil kiriman," ucapnya.

Sementara Dir Narkoba Polda Papua, Kombespol, I.B. K. Suardika, mengatakan setelah penyelidikan pada alamat tujuan paket, ditemukan kejanggalan sebab alamat penerima yakni apotek Kita Farma di Jayapura ternyata alamat palsu.

"Sehingga pada hari ini kami baru melakukan penyitaan barang bukti," katanya.

Ditambahkan, kasus tersebut hingga kini masih dalam pengembangan Dit Narkoba Polda Papua.

"Identitas pemilik paket dalam penyelidikan," katanya.

Penyelidikan kasus pil berbahaya tersebut diikuti oleh Dir narkoba Polda Papua, Kombespol, I.B. K. Suardika, Kepala penyidikan dan pemeriksaan BPPOM Jayapura, Buyung APT, anggota POM AL dan AD annggota Dit Binmas Polda Papua, anggota Bid Propam Polda Papua dan Pegawai BPPOM Jayapura. (*)

loading...

Sebelumnya

Pendeta Yoman: adat tetap adat, politik tetap politik

Selanjutnya

Anggota TNI terdakwa kasus terbakarnya kitab suci dipecat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32917x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8964x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6470x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5906x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5624x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe