Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Bantuan alat pertanian dari pemerintah jangan diklaim pemberian partai politik
  • Kamis, 28 September 2017 — 10:08
  • 451x views

Bantuan alat pertanian dari pemerintah jangan diklaim pemberian partai politik

Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor, hand-traktor, Kubota, maupun harvester combine (mesin pemotong gabah) oleh pemerintah pusat kepada para petani di kampung-kampung termasuk di lokasi eks transmigrasi di Kabupaten Merauke, agar tidak diklaim sebagai pemberian partai politik.
Harvester combain, salah satu bantuan dari pemerintah pusat – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor, hand-traktor, Kubota, maupun harvester combine (mesin pemotong gabah) oleh pemerintah pusat kepada para petani di kampung-kampung termasuk di lokasi eks transmigrasi di Kabupaten Merauke, agar tidak diklaim sebagai pemberian partai politik.

“Saya mengatakan demikian karena ada yang mengklaim alsintan yang diberikan dalam beberapa tahun terakhir adalah bantuan partai politik. Itu tidak benar. Sesunggunya ini adalah bantuan  pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI,” tegas mantan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, kepada sejumlah wartawan, Rabu (27/9/2017).

Dikatakan, bantuan sejumlah alat pertanian yang dibagikan entah kelompok maupun perorangan kepada petani, sesungguhnya adalah barang pemerintah setelah adanya dukungan partai politik di DPR RI. Jadi, bantuan itu bukan sumbangan orang perorangan atau parpol tertentu.

“Silakan ditulis dan saya bertanggung jawab. Jika ada yang memrotes, hubungi saya dan akan saya jelas secara baik dan benar agar rakyat tidak dibohongi,” ungkapnya.

Alat pertanian yang diberikan, katanya, sesungguhnya adalah program Kementerian Pertanian RI yang difokuskan kepada daerah yang merupakan sentra pertanian, termasuk Kabupaten Merauke. Ini juga sekaligus mendukung program Nawacita Presiden RI, Joko Widodo.

“Ketika masih menjabat Bupati Merauke periode 2011-2015, saya juga melakukan komunikasi bersama Menteri Pertanian RI, termasuk Partai Nasdem, sehingga bantuan alat pertanian diberikan. Olehnya, kalau ada yang mengklaim itu bantuan parpol, sesungguhnya salah besar,” ujarnya.

“Saya ingin memberikan gambaran demikian agar bantuan alat pertanian tak dijadikan sebagai komoditi politik partai tertentu pada pemilu 2019 mendatang,” pintanya.

Hal serupa disampaikan mantan Ketua Partai Nasdem Kabupaten Merauke, Johan Pakage.

“Sudah banyak keluhan dari masyarakat setelah diketahui ada partai tertentu mengklaim bantuan alat pertanian adalah dari partai,” tuturnya.

“Itu bukan rahasia lagi. Ketika alat pertanian di bagikan, justru muncul bahasa kalau itu adalah bantuan partai politik. Silakan saja melakukan manuver, tetapi masyarakat sudah sangat pintar dan mengetahui kalau bantuan dimaksud adalah dari pemerintah,” katanya menambahkan. (*)
 

Sebelumnya

Wakapolda Papua canangkan kampung ATM di masyarakat Marind-Imbuti

Selanjutnya

Harga beras naik, sekarang Rp 7.500 per kilogram

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe