Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sumatera
  3. Perairan Pekanbaru rawan peredaran narkoba
  • Kamis, 28 September 2017 — 18:03
  • 2427x views

Perairan Pekanbaru rawan peredaran narkoba

Perairan rawan memang itu kenyataannya, dari Bengkalis bisa mendarat di mana saja. Saya sudah suruh Kepala Satpolair patrolinya bukan siang, malam juga ditingkatkan, termasuk pelabuhan tikus
Ilustrasi. Akurat.co/Jubi
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Pekanbaru, Jubi- Kapolda Riau Brigjend Pol Nandang mengakui jumlah personelnya kurang untuk mengawasi masuknya narkotika dan obat-obatan terlarang dari perairan sehingga banyak yang lolos sampai menuju ke daratan di wilayah itu.

"Untuk mengawasi setiap jengkal jumlah kita belum bisa sebanyak itu. Harapan saya setiap desa ada polisi saja belum bisa, satu polisi ada menangani dua sampai tiga desa," kata Brigjend Pol Nandang di Pekanbaru, Kamis ( 28/09/2017).

Hal itu, lanjutnya tentu menandakan keterbatasan personel karena keterbatasan biaya negara sekarang ini. Menurutnya negara dalam keadaan sulit sehingga kalau diadakan polisi banyak lalu gajinya bagaimana.

Permasalahan lainnya juga banyak polisi yang bertugas di daerah pesisir minta pindah ke Kota Pekanbaru. Diakuinya bahwa tidak semua polisi bisa menghibur diri untuk ditempatkan dimana saja.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir masuknya narkoba ke Riau, kata dia dilakukan dengan patroli intensif dari Satuan Polisi Air. Dia meminta agar patroli tidak hanya dilakukan siang, tapi juga malam karena penjahat tentu beraksi pada saat suasana senyap.

"Perairan rawan memang itu kenyataannya, dari Bengkalis bisa mendarat di mana saja. Saya sudah suruh Kepala Satpolair patrolinya bukan siang, malam juga ditingkatkan, termasuk pelabuhan tikus," ungkapnya.

Lebih lanjut dia meminta agar semua kapal baik yang kayu atau "speedboat" dari Malaysia dan Singapura diperiksa. Terutama kapal kayu harus diketahui apa muatan yang dibawanya.

Hal itu dikatakannya dalam hal mengapresiasi jajaran di Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. Terakhir diungkap masuknya sabu-sabu tiga kilogram dan 8.000 pil ekstasi asal Malaysia masuk melalui Bengkalis dan ditangkap di Pekanbaru.

"Saya apresiasi anggota jajaran dan berharap lebih dari pada itu, harus dihabisi," katanya. (*)

 

loading...

#

Sebelumnya

Jaringan telekomunikasi jangkau 85 persen wilayah kabupaten Jayapura

Selanjutnya

Bupati Pegubin akui intervensi dandes demi pemberdayaan masyarakat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe