Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Kadinkes Aloysius benarkan informasi 38 warga Samenage meninggal
  • Jumat, 28 September 2017 — 04:28
  • 294x views

Kadinkes Aloysius benarkan informasi 38 warga Samenage meninggal

"Sementara di Kampung Hugilokon enam orang, Kampung Muke tiga orang, Kampung Haleroma tiga orang, Kampung Notnare lima orang, dan Kampung Hirin dua orang," jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Aloysius Giyai - Antara
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Informasi terkait 38 warga di Distrik Samenage, Kabupaten Yahukimo, yang meninggal dunia dibenarkan Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Papua, Aloysius Giyai, selaku pemerintah pihaknya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kematian warga di Distrik Samanege.

"Warga meninggal karena sakit," katanya, Kamis (28/9/2017).

Aloysius mengatakan, setelah melakukan pengecekan di lapangan, kematian yang terjadi tidak secara mendadak. Akan tetapi akumulasi kematian sejak Maret 2017.

Dikatakan, warga yang meninggal di delapan kampung di Distrik Samenage di antaranya Kampung Samenage sebanyak 10 orang, Kampung Ison berjumlah enam orang, dan Kampung Aspopo sebanyak tiga orang.

"Sementara di Kampung Hugilokon enam orang, Kampung Muke tiga orang, Kampung Haleroma tiga orang, Kampung Notnare lima orang, dan Kampung Hirin dua orang," jelasnya.

"Dari 38 warga yang meninggal, laki-laki sebanyak 22 orang dan perempuan sebanyak 16 orang. Tapi itu terhitung sejak Maret 2017," tambahnya.

Berdasarkan usia, kata dia, untuk usia 0 sampai 5 tahun ada 7 orang, usia 6 sampai 16 tahun sebanyak 3 orang, usia 16 sampai 25 tahun ada 6 orang, dan usia 26 sampai 60 tahun sebanyak 22 orang.

"Kematian pada Maret ada dua kasus, Mei juga dua kasus, Juni ada enam kasus, Juli terjadi 12 kasus, dan Agustus ada 15 kasus kematian," terang mantan Direktur RSUD Abepura itu.

Pihaknya mengaku kesulitan mengetahui penyebab kematian, tetapi berdasarkan wawancara dengan masyarakat di kampung tersebut, analisis kemungkinan penyebab kematian antara lain Bronchopneumoni dan TBC atau penyakit paru-paru, diare atau penyakit saluran pencernaan, malaria dan HIV/AIDS.

Sebelumnya, dikabarkan sebanyak 38 warga di Distrik Semenage, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua dilaporkan meninggal dunia dalam kurun waktu Mei sampai Agustus 2017 karena sakit, dan tidak mendapat pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya.

Hal itu dikatakan Pastor John Jonga, belum lama ini. Menurutnya warga mengaku korban yang meninggal karena sakit batuk, mencret, sakit kepala, sakit pinggang, dan penyakit ringan lainnya yang menjadi berat karena kurangnya penanganan medis.

"Itu hanya penyakit ringan yang bisa sembuh setelah diberikan obat, tetapi karena petugas kesehatan tidak ada, dan tidak ada pula obat-obatan sehingga penyakit mereka berakhir dengan kematian," kata pastor yang melayani umat di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dan di Kabupaten Yahukimo itu. (*)

Sebelumnya

Mahasiswa Jayawijaya desak Pemkab realisasikan dana studi akhir

Selanjutnya

Fasilitas kesehatan di Distrik Samenage minim

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe