Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. DPRD Kaimana minta kebijakan dua jalur disosialisasikan
  • Kamis, 28 September 2017 — 23:18
  • 600x views

DPRD Kaimana minta kebijakan dua jalur disosialisasikan

Dewan meminta Dinas perhubungan dan komunikasi tidak hanya menentukan sepihak, namun melibatkan masyarakat.
Salah satu ruas jalan di Kota Kaimana - Jubi/IST
Jacob Owen
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Kaimana, Jubi- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kaimana minta pembagian dua jalur di ruas jalan tugu lumba-lumba harus diosialisasikan kepada masyarakat.  Dewan meminta Dinas perhubungan dan komunikasi tidak hanya menentukan sepihak, namun melibatkan masyarakat.

“Dan paling tidak harus dibuatkan payung hukum pembagian ruas jalan itu,” kata Wakil ketua DPRD Kaimana, Yance Karafei, kepada Jubi (Rabu/28/9/2017).

Menurut dia, kebijakan pembagian jalur jalan tugu lumba-lumba perlu ditinjau kembali. Pendapat itu mengacu kondisi jalan yang terlalu dekat dengan pembangunan rumah warga.

“Sebab dikuatirkan akan berdampak pada kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat, terutama warga yang rumahnya berdekatan dengan jalan,” kata Yance menjelaskan.

Menurut dia, kemajuan pembanggunan yang diikuti barometer kendaraaan dari waktu ke waktu yang semakin banyak. Kondisi itu diharapkan agar pemerintah secepatnya mensosialisasikan sehingga semua masyarakat bisa taat mematuhi aturan.

Kepala Badan Perencanaan Pembanggunan Daerah Kabupaten Kaimana, Abdul Rohim Furuada menyebutkan pembagian dua jalur yang dilakukan oleh dinas perhubungan itu masih bersifat sementara.

“Selama kegiatan Pesparawi Setanah Papua yang diselengarakan di kabupaten Kaimana  sebagai Tuan rumah,” kata Furuada.

Menurut dia, dua jalur sesuai dengan rencana akan dimulai dari pasar Ikan hingga ke Kota Kaimana. Rencana itu akan disesuaikan dari jalur dua yang ada sepanjang ruas jalan utama utarom air merah sampai SMK Negeri 2 .

“Itu akan ditambah lagi sampai kota, yakni dari pasar Inpres Krooy, karena ada dua tempat untuk krooy dijadikan lokasi perekonomian sementara,” katanya.

Rencana penetapan dua jalur itu karena lokasi di sepanjang jalan menjadi kawasan wisata untuk kepentingan Pesparawi di Kaimana agar tidak macet.(*)

Sebelumnya

Proyek senilai Rp 49 miliar Pemkab Kaimana siap digarap

Selanjutnya

Anggota Polres Kaimana dilibatkan memberantas buta aksara

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe