TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Hutan sagu di Kampung Harapan harus dilindungi
  • Senin, 17 Oktober 2016 — 18:46
  • 937x views

Hutan sagu di Kampung Harapan harus dilindungi

“Komunikasi dan koordinasi ini sangat penting, sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik. Selama ini untuk kepentingan pemerintah provinsi, kita sebagai pemerintah di daerah selalu menjadi bemper dan selalu siap untuk meredam segala kemungkinan yang bergejolak di tengah masyarakat kita,” katanya, Senin (17/10/2016).
Hutan sagu - Dok. Jubi
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menegaskan kawasan sagu di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur harus dilindungi karena sudah dicanangkan sebagai kawasan hutan sagu untuk mendukung inisiatif kelompok kerja (pokja) pembangunan rendah emisi dalam pemanasan global.

Oleh karena itu, Pemprov Papua dalam penataan tata ruang pelaksanaan PON XX harus berkoordinasi dengan Pemkab Jayapura

Hutan sagu di kawasan ini sudah diatur dalam peraturan daerah (Perda) Nomor  3 Tahun 2000 sehingga harus dilindungi.

“Komunikasi dan koordinasi ini sangat penting, sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik. Selama ini untuk kepentingan pemerintah provinsi, kita sebagai pemerintah di daerah selalu menjadi bemper dan selalu siap untuk meredam segala kemungkinan yang bergejolak di tengah masyarakat kita,” katanya, Senin (17/10/2016).

Ia juga menegaskan agar sub panitia PON melakukan komunikasi dan koordinasi sebaik mungkin. Membangun semua fasilitas PON di daerah ini tanpa ada pendelegasian tugas sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan akan sangat sulit dilakukan.

“Untuk membangun semua fasilitas yang dibutuhkan di sini harus ada koordinasi yang intens dengan sub panitia yang dibentuk. Kita tidak persoalkan anggarannya, karena itu wewenang panitia besar. Kita hanya ingin segala sesuatu yang dikerjakan nanti dapat berjalan dengan cepat dan dengan cara yang baik,” katanya.

Tokoh pemuda kawasan Sentani Timur, Kliff Ohee mengatakan belum ada pemberitahuan dan sosialisasi yang dilakukan Pemerintah kepada masyarakat dalam penggusuran lahan ini.

“Kita bisa lihat bersama, bahwa masyarakat saat ini juga menjadi korban pembangunan yang dilakukan. Dulunya sagu di sepanjang Jalan Sentani menuju Abepura yang dipinggirannya terletak di kampung-kampung dengan hutan sagunya. Sekarang sudah tidak ada satu batang pohon sagu yang berdiri,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Distrik Nimboran jadi tuan rumah perayaan HUT kebangkitan masyarakat adat

Selanjutnya

120 ASN mengikuti diklat prajabatan

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe