Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. FRMJ tolak penetapan salah satu anggota Panwas Jayawijaya
  • Sabtu, 30 September 2017 — 00:31
  • 1018x views

FRMJ tolak penetapan salah satu anggota Panwas Jayawijaya

“Kami tolak itu nama Ansar. Hasil Pansel tingkat Kabupaten, Ansar itu ada di urutan lima dengan nilai hasil tes 75,6. Tapi sampai di provinsi dia masuk tiga besar, menggantikan Irenius Walela yang nilai hasil tesnya 82,2. Ini aneh,” katanya, saat bertandang ke kantor redaksi Jubi, Jumat (29/09/2017).  
Laorenz dan Agust Logo saat bertandang ke redaksi Jubi - Jubi/Benny
Benny Mawel
frans@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Forum Rekonsiliasi Masyarakat Jayawijaya (FRMJ), Laorenz Elosak, mengatakan dengan tegas menolak hasil penetapan anggota panitia pengawas (Panwas) pemilu Kabupaten Jayawijaya, yang diumumkan di tingkat Provinsi Papua, baru-baru ini.

Kata dia, penolakan itu menyusul pengunguman nama-nama anggota Panwas dari panitia seleksi (Pansel) Provinsi Papua, yang jauh berbeda dari hasil seleksi tingkat kabupaten.

“Kami tolak itu nama Ansar. Hasil Pansel tingkat Kabupaten, Ansar itu ada di urutan lima dengan nilai hasil tes 75,6. Tapi sampai di provinsi dia masuk tiga besar, menggantikan Irenius Walela yang nilai hasil tesnya 82,2. Ini aneh,” katanya, saat bertandang ke kantor redaksi Jubi, Jumat (29/09/2017).  
 
Lanjutnya, atas adanya perubahan posisi tersebut, pihaknya meminta Pansel Provinsi Papua menjelaskan alasannya.

“Apa alasannya? Kami minta penjelasan atas dasar apa Pansel mengubahnya?” tanyanya.
 
Menurutnya apa pun alasannya, Pansel harus memberikan penjelasan kepada masyarakat.

"Apakah ini ada dugaan permainan atas permintaan pihak tertentu, atau memang hasil seleksi ulang, harus dijelaskan. Kalau ada penilaian lain beritahu,” tegasnya.

Sementara itu Agust Logo, pemerhati pelaksanan pesta demokrasi di Kabupaten Jayawiwijaya, menambahkan perubahan tersebut berbau kepentingan pihak tertentu.

"Kepada pihak yang bermain mesti menyadari pemilihan kepala daerah kali ini, beda dengan pemilihan sebelumnya. Jadi perubahan itu mesti dipertimbangkan baik. Paling penting dari itu, pendidikan politik harus berjalan baik, bukan penuh dengan permainan dan manipulasi,” katanya.

Sekadar informasi, Pansel sebelumnya menetapkan enam besar anggota Panwas Pemilu tingkat Kabupaten Jayawijaya, di antaranya Tadius Mabel dengan nilai 88, Fredy Wamo dengan nilai 84,8, Irenius Walela dengan nilai 82,2, Yustinus Asso dengan nilai 80, Ansar dengan nilai 75,6, dan Marten Marian dengan nilai 72,6. Dari daftar ini, diketahui Ansar menduduki peringkat kelima. (*)

Sebelumnya

Tolak paham radikal, ALDP : tindak Ja’far Umar Thalib

Selanjutnya

Gapura surati Presiden terkait pilkada kabupaten Jayapura 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe