close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Penyebar hoax di sosmed harus ditindak
  • Sabtu, 30 September 2017 — 15:33
  • 2323x views

Penyebar hoax di sosmed harus ditindak

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, minta pihak kepolisian segera menindak oknum-oknum penyebar berita hoax di sosial media (sosmed), termasuk di dalamnya yang menyebarkan kebencian, pencemaran nama baik, serta perbuatan yang tidak menyenangkan.
Bupati Jayapura saat diskusi dengan sejumlah anggota DPR kabupaten Jayapura di depan ruang VIP Bandara Sentani - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi - Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, minta pihak kepolisian segera menindak oknum-oknum penyebar berita hoax di sosial media (sosmed), termasuk di dalamnya yang menyebarkan kebencian, pencemaran nama baik, serta perbuatan yang tidak menyenangkan.

"Apakah harus menunggu sampai konflik secara fisik benar-benar terjadi di tengah masyarkat, baru aparat keamanan akan bertindak," kata Bupati Mathius, saat ditemui di VIP Room Bandara Sentani, Jumat  ( 29/9/2017).

Dikatakan Bupati, penyebaran hal-hal yang tidak berkenan dengan nama baik seseorang atau mengakibatkan konflik horisontal di tengah masyarakat sudah dapat ditindak dengan undang-undang di negara ini. Oleh sebab itu sangat diharapkan agar oknum-oknum yang selalu membuat keresahan melalui media apapun segera ditindak.

"Kami juga punya keluarga yang pastinya tidak tinggal tenang dengan persoalan ini. Yang namanya media adalah mereka yang bekerja secara jelas ada strukturnya dari pimpinan hingga wartawan di lapangan termasuk kantor redaksinya. Oleh sebab itu, kepada masyarakat, saya mengimbau agar tidak dengan mudah mempercayai segala bentuk informasi yang sifatnya hanya untuk memprovokasi keadaan, apalagi informasinya hanya di medsos," imbaunya.

Anggota DPR Kabupaten Jayapura, Yohanis Hikoyabi, menyampaikan hal senada. Menurutnya informasi yang dikeluarkan tanpa ada alat bukti serta sifatnya hanya untuk membuat kondisi tidak kondusif di daerah hendaknya ditindak tegas.

"Kalau dibiarkan terus akan semakin menjadi. Bahkan tidak ada rasa menghormati satu dengan lain. Medsos ibarat sudah menjadi arena pertunjukan hal-hal yang bersifat merugikan banyak orang. Pihak keamanan harus segera bertindak terhadap hal-hal yang terlihat sepele tetapi meresahkan masyarakat," ungkapnya. (*) 

 

loading...

Sebelumnya

Kunjungan DPR RI disambut aspirasi cabut rekomendasi

Selanjutnya

Pilkada pesta rakyat, pemimpin tak boleh pendendam

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4944x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4318x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 3997x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2522x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2469x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe