Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Bank sampah Kenambay Umbay awalnya tidak diperhatikan 
  • Minggu, 01 Oktober 2017 — 15:24
  • 314x views

Bank sampah Kenambay Umbay awalnya tidak diperhatikan 

Bank sampah Kenambay Umbay di kampung Komba yang digunakan sebagai tempat menampung segala jenis sampah yang dapat dioleh kembali, awalnya tidak diperhatikan pemerintah setempat. Selama tiga tahun beroperasi secara swadaya, akhirnya tempat ini menjadi bagian terintegrasi Pemerintah Distrik Sentani.
Pekerja di bank sampah ketika sedang menyortir aneka sampah plastik - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi - Bank sampah Kenambay Umbay di kampung Komba yang digunakan sebagai tempat menampung segala jenis sampah yang dapat dioleh kembali, awalnya tidak diperhatikan pemerintah setempat. Selama tiga tahun beroperasi secara swadaya, akhirnya tempat ini menjadi bagian terintegrasi Pemerintah Distrik Sentani.

Pengelolaan bank sampah Kenambay Umbay, Saiful, mengatakan sampah yang dikelolanya sebagian besar sampah bahan plastik yang dapat dioleh kembali. Sebelum berintegrasi dengan pemerintah distrik pihaknya mengelola secara swadaya dengan fasilitas seadanya.

"Dari tahun 2013 hingga 2017, kami bekerja secara swadaya tanpa ada dukungan pihak luar. Sudah banyak proposal bantuan yang kami layangkan tapi hasilnya nihil. Tujuan kami mengelola sampah ini sesungguhnya agar sampah plastik yang dibuang di sungai dan di tempat umum dapat terkumpul dan dibawa ke bank sampah. Kalau sampah plastik dibuang ke sungai, muaranya ke danau dan mengotori tempat-tempat umum," jelas Saiful, saat di temui di tempat kerjanya, Sabtu (30/9/2017).

Sampah plastik yang terkumpul di bank sampah, kata Saiful, akan dikirim ke luar Papua untuk diproses menjadi barang yang bermafaat, misalnya perabot rumah tangga.

Syaiful mengaku sering melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah dan kelompok peduli lingkungan terkait pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.

"Setelah kita kumpulkan sampah plastik ini dari setiap tempat pembuangan sampah akhir, kita sortir lagi untuk dihancurkan menggunakan mesin penghancur, lalu dipaketkan untuk dikirim keluar Papua. Target setiap bulan 10 ton untuk dikirim keluar Papua," ujarnya.

Juffri, warga kota Sentani, mengatakan kalau sudah ada bank sampah, warga masyarakat harus berperan aktif untuk mengelola sampah keluarga dengan baik.

"Wadahnya sudah ada, warga jangan buang sampah sembarangan lagi. Lebih baik dikumpulkan di satu tempat sehingga dapat diambil dan dibawa ke bank sampah. Karena sudah ada bank sampah berarti sampah dari masyarakat pasti dibeli," ungkapnya. (*) 

 

Sebelumnya

Festival makan papeda, 50 sempe langsung ludes 

Selanjutnya

Sagu, pangan lokal yang penting bagi masyarakat Papua 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe