Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. 86 persen barang di Jayapura dari Surabaya
  • Selasa, 18 Oktober 2016 — 13:08
  • 681x views

86 persen barang di Jayapura dari Surabaya

Pola trayek tersebut membuat rata-rata biaya transportasi akan dihitung berdasarkan jarak, sehingga akan memutar sesuai dengan pola trayek yang ada, meskipun ada pola trayek yang langsung ke Jayapura via Makassar.
Pelabuhan Jayapura tempat bongkar muat barang ekspor dan impor dari Papua - Jubi/Sindung Sukoco
Sindung Sukoco
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Makassar, Jubi -Manager Pelayanan Jasa dan Aneka Usaha Pelindo IV Cabang Jayapura Balthasar Uniwally mengungkapkan, sebagian besar atau 86 persen barang di Jayapura berasal dari Surabaya.

"Distribusi barang ini tergantung permintaan komersial di mana pola trayek akan mengikutinya, 86 persen kebutuhan berasal dari Surabaya padahal produk barang ada dari Makassar," katanya kepada wartawan di sela kunjungan kerja TPID (Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah) Papua ke TPID Sulawesi Selatan di Makassar, Senin (17/10/2016).

Pola trayek tersebut membuat rata-rata biaya transportasi akan dihitung berdasarkan jarak, sehingga akan memutar sesuai dengan pola trayek yang ada, meskipun ada pola trayek yang langsung ke Jayapura via Makassar.

Selain masalah pada distributor, lainnya berasal dari biaya seperti proses bongkar muat yang harus ditanggung dari Makassar ke Surabaya, kemudian ke Jayapura, sehingga biaya angkut membengkak.

"Jika langsung dari Makassar hanya Rp11 jutaan, tapi sekarang dari Makassar -Surabaya-Jayapura mencapai Rp14 juta per kontainer," ujarnya.

PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. atau Temas Line berencana membuka rute angkutan kontainer ke Papua dan Aceh pada kuartal II/2016.

Menurut Direktur Temas Line Fatty Khusumo, rute baru itu akan memperkuat penetrasi rute pendulum service atau tol laut. (*)

loading...

Sebelumnya

Papua ingin tekan inflasi? Ini yang harus dilakukan

Selanjutnya

Buah Pandan, kelapa hutan khas Papua sumber ekonomi rakyat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4856x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4265x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4111x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3464x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2917x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe