Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. HMPLJ minta dana studi akhir segera dicairkan
  • Selasa, 03 Oktober 2017 — 11:16
  • 766x views

HMPLJ minta dana studi akhir segera dicairkan

Ketua Dewan Pengurus Himpinan Pelajar Mahasiswa Lanny Jaya (DP- HMPLJ) Kota Jayapura, Iron Wanimbo, mengatakan Dinas Pendidikan dan Pengajaran kabupaten Lanny Jaya harus segera memberikan apa yang menjadi hak mahasiswa, yakni beasiswa dan dana studi akhir. Karena dengan dana tersebut akan membantu menutup kekurangan biaya untuk studi akhir.
Mahasiswa Lanny Jaya foto bersama Bupati Befa Yigibalom di STTB Papua - Jubi /Yance Wenda
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi –  Ketua Dewan Pengurus Himpinan Pelajar Mahasiswa Lanny Jaya (DP- HMPLJ) Kota Jayapura, Iron Wanimbo, mengatakan Dinas Pendidikan dan Pengajaran kabupaten Lanny Jaya harus segera memberikan apa yang menjadi hak mahasiswa, yakni beasiswa dan dana studi akhir. Karena dengan dana tersebut akan membantu menutup kekurangan biaya untuk studi akhir.

Iron mengatakan saat bertatap muka dengan Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom, Senin (2/10/2017), dirinya sudah menyampaikan permintaan terkait dana studi akhir dan studi berjalan, namun Bupati mengatakan baru akan diberlakukan tahun 2018.

“Sistemnya akan diubah. Mulai tahun 2018, uang akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing mahasiswa. Apakah akan ditransfer setiap bulan atau per tiga bulan sekali, itu yang belum jelas. Tapi Bupati sempat sampaikan kemungkinan akan ditransfer dua atau tiga bulan sekali,” jelas Iron.

“Saya kemarin dari Lanny Jaya urus itu. Saya ketemu Bupati, dia bilang Kepala Dinas Pendidikan yang tangani masalah beasiswa. Saya ketemu lagi dengan Bupati di Jayapura. Dia macam takut ketemu mahasiswa,” katanya menambahkan.

Iron mengatakan jumlah mahasiswa yang akan menerima dana studi akhir tahun ini baik dari D-3, S-1, dan S-2 ada sekitar 200 mahasiswa. Sementara jumlah mahasiswa Lanny Jaya di kota Jayapura sebanyak 743. Itu belum termasuk pelajar dan mahasiswa Lanny Jaya di Sentani kabupaten Jayapura dan Keerom.

“Kabupaten lain seperti Tolikara, Puncakjaya, dan Puncak, beasiswa dan dana studi akhir lancar. Kenapa Lanny Jaya tidak bisa,” katanya.

Pada kesempatan berbeda, Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom, mengatakan mahasiswa Lanny Jaya diharapkan tidak mendapatkan dana studi akhir sampai dua kali. Pendataan mahasiswa harus jelas.

“Tertib dalam pendataan supaya gampang menghitung volume mahasiswa dan dana yang harus kami siapkan,” jelas Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom. (*)­­

 

Sebelumnya

Peringati HUT, himpunan mahasiswa Lanny Jaya gelar seminar

Selanjutnya

Dua puskesmas di Nabire periksa kanker payudara dan serviks gratis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe