Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Terlibat penyalahgunaan narkoba, tiga oknum polisi diberhentikan
  • Selasa, 03 Oktober 2017 — 11:13
  • 886x views

Terlibat penyalahgunaan narkoba, tiga oknum polisi diberhentikan

Kapolda Papua, Irjen (Pol) Boy Rafly Amar, menegaskan sejak dirinya bertugas di Papua tahun 2016, tiga anggota Polda Papua telah diberhentikan karena terbukti terlibat penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba).
Para peserta yang mengikuti deklarasi anti penyalahgunaan narkoba di Aula Gor Hiad Sai Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Kapolda Papua, Irjen (Pol) Boy Rafly Amar, menegaskan sejak dirinya bertugas di Papua tahun 2016, tiga anggota Polda Papua telah diberhentikan karena terbukti terlibat penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba).

Penegasan itu disampaikan Kapolda kepada sejumlah wartawan, Senin (2/10/2017).

“Siapapun anggota, baik di Polda, Polres, maupun Polsek, yang kedapatan menyimpan dan menyalahgunakan narkoba, akan ditindak dan diproses sesuai aturan hukum. Selanjutnya, diberhentikan sebagai anggota Polri,” katanya.

“Tahun ini belum ada anggota yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba. Tentunya kalau ketahuan, dipastikan akan diproses dan harus menerima hukuman sesuai aturan,” tegasnya.

Sementara dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih, karena semua pihak telah menyepakati untuk perang terhadap penyalahgunaan narkoba.

Penyalahgunaan narkoba adalah kejahatan internasional. Narkoba yang masuk Indonesia sebagian besar dari luar negeri. Generasi muda telah menjadi obyek peredaran obat berbahaya tersebut. Penyalahgunaan narkoba tak mengenal status sosial maupun gender. Siapa saja bisa terjerumus.

Olehnya, perlu kerjasama semua stakeholder termasuk tokoh-tokoh agama.

Wakil Bupati Merauke, Sularso, dalam kesempatan itu mengingatkan kepada semua orang, termasuk generasi muda agar membentengi diri dengan baik dan tak terjerumus kasus penyalahgunaan narkoba.

“Jika orang terjerumus penyalahgunaan narkoba, dipastikan akan merusak masa depan. Olehnya, setiap orang wajib menjaga diri dan tak terjerumus kepada hal-hal negatif termasuk penyalahgunaan narkoba,” pintanya.  (*)

 

loading...

Sebelumnya

Kapolres Boven Digoel tegaskan komitmen tak izinkan judi roleks

Selanjutnya

Sebanyak 15 ribu pil PCC ditemukan, Kapolda: Kami masih kejar pelakunya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe