Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Anggota panwaslu 29 kabupaten/kota, diminta jaga independensi
  • Selasa, 03 Oktober 2017 — 20:39
  • 936x views

Anggota panwaslu 29 kabupaten/kota, diminta jaga independensi

“Semua anggota Panwas punya hubbungan keluarga dengan para kandidat bupati atau gubernur, bahkan calon legislatif nanti. Tapi, hubungan keluarga itu harus dijauhkan, harus tinggalkan. Junjung tinggi nilai demokrasi dan selalu berpatokan pada aturan perundang-undangan,” jelasnya, setelah pelantikan di salah satu hotel Kota Jayapura, Selasa, (3/10/2017).
Ketua Bawaslu Papua, Fegie Y. Wattimena membacakan sumpah janji di hadapan anggota Panwas 29 kabupaten/kota di Jayapura, Selasa (3/10/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua, meminta seluruh jajaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di 29 kabupaten/kota, harus berkerja profesional. Selain itu Panwaslu juga diminta tetap menjaga etika dan moral.

Ketua Bawaslu Papua, Fegie Y. Wattimena, mengatakan setelah melalui tahapan yang cukup panjang, sedikitnya 85 anggota akhirnya resmi dilantik dan diambil sumpahnya.

“Semua anggota Panwas punya hubungan keluarga dengan para kandidat bupati atau gubernur, bahkan calon legislatif nanti. Tapi, hubungan keluarga itu harus dijauhkan, harus tinggalkan. Junjung tinggi nilai demokrasi dan selalu berpatokan pada aturan perundang-undangan,” jelasnya, setelah pelantikan di salah satu hotel Kota Jayapura, Selasa, (3/10/2017).

Ditambahkan, pelantikan kali ini tidak dihadiri satu anggota Panwas Nabire dan dua dari Yahukimo, lantaran adanya laporan warga atas isu tertentu. Namun, ia mengaku, akan segera melakukan pelantikan demi menjalankan semua tahapan yang ditetapkan Bawaslu RI. 

Asisten I Setda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa, mengatakan tidak adanya sikap profesional dalam penanganan Panwas di tingkat kabupaten/kota, maka tiap kali dilakukan pemilu di Provinsi Papua, selalu ada pertumpahan darah bahkan nyawa manusia menjadi korban. 

Untuk itu, Doren meminta kepada anggota Panwas, agar menjaga independensi sebagai penyelenggara pesta demokrasi dan menjaga wibawa di mata rakyat.

“Karena setiap pemilu di Papua pasti ada korban nyawa. Di provinsi lain tidak begitu. Janji diucapkan dalam nama Tuhan, jangan main-main nama Tuhan,” ujarnya.

“Profesional dan kualitas harus ditingkatkan sesuai UU. Kalau tidak, integritasmu akan turun. Independesimu tidak akan dipercayai oleh rakyat. Pemilihan tidak boleh ada masalah. Panwas harus membantu Bawaslu Papua. Kerja juga harus bagus seperti penampilan kalian hari ini,” sampainya. (*)

Sebelumnya

Polres Jayapura awasi sejumlah titik rawan jambret

Selanjutnya

Mobil di dasar jurang dan dikabarkan hilang, Bidan Nani akhirnya ditemukan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe