Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Mobil di dasar jurang dan dikabarkan hilang, Bidan Nani akhirnya ditemukan
  • Selasa, 03 Oktober 2017 — 21:13
  • 1812x views

Mobil di dasar jurang dan dikabarkan hilang, Bidan Nani akhirnya ditemukan

"Dugaan awal kendaraan itu jatuh karena kecelakaan, tetapi setelah melakukan olah TKP ternyata tidak ada korban yang ditemukan. Hingga akhirnya muncul berbagai dugaan, bahkan tim SAR melakukan pencarian di Danau Sentani, namun korban tidak ditemukan. Setelah dilakukan pencarian ternyata korban sudah ada di rumahnya dalam kondisi sehat," katanya.
Kapolresta Jayapura, AKBP Tober Sirait didampingi Paur Humas, Iptu Jahja Rumra saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Mapolresta Jayapura, Selasa (3/10/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Belum lama ini, warga sekitar Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, dihebohkan dengan penemuan mobil Toyota Etios, di dasar jurang, Rabu (26/9/2017), tanpa pemilik. Belakangan diketahui pemilik mobil ialah bidan bernama Nani Diana Lie, yang bertugas di Puskesmas Harapan, Kota Jayapura.

Sebelumnya bidan Nani dinyatakan hilang, namun setelah Polres Jayapura melakukan penyelidikan, ternyata bidan tersebut masih hidup dan berada di rumahnya, di Vuria Kotaraja, Abepura.

Hal itu dikatakan, Kapolresta Jayapura, AKBP Tober Sirait, saat jumpa pers di Mapolresta Jayapura, Selasa (3/10/2017).

"Dugaan awal kendaraan itu jatuh karena kecelakaan, tetapi setelah melakukan olah TKP ternyata tidak ada korban yang ditemukan. Hingga akhirnya muncul berbagai dugaan, bahkan tim SAR melakukan pencarian di Danau Sentani, namun korban tidak ditemukan. Setelah dilakukan pencarian ternyata korban sudah ada di rumahnya dalam kondisi sehat," katanya.

Selama sepekan, kata dia, Polres mendalami kasus guna menggali informasi kepada para saksi.

"Bidan Nani diduga sengaja menjatuhkan mobilnya ke danau, lalu pergi ke Surabaya lewat Jakarta. Saat ke Surabaya ia menggunakan KTP palsu, agar keluarganya tidak tahu. Baru pada 1 Oktober, ia kembali ke Jayapura,” terangnya.

Menurutnya tindakan itu diambil bidan Nani, karena permasalahan dalam keluarga.

"Akhirnya itu meresahkan semua kalangan, terutama warga Desa Yoka," katanya.

Sementara Paur Humas Polresta Jayapura, Iptu Jahja Rumra, menambahkan guna memastikan adanya pelanggaran hukum, kepolisian tengah berupaya mendekati keluarga. Sebab kejadian ini sudah menjadi masalah publik, dan meresahkan semua pihak. 

“Kami sedang dalami dulu. Apakah nanti keluarganya lapor, itu pelanggaran atau tidak. Yang rusak kendaraan, kalau ada temannya yang membantu mendorong ke dalam danau, ya, tentu akan ada proses hukumnya. Nanti kita lihatlah, pasti ada di situ letak soalnya,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Anggota panwaslu 29 kabupaten/kota, diminta jaga independensi

Selanjutnya

Ketua DPRP: KPU Papua jangan terkesan kerja karena uang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe