Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pembangunan puskesmas Kimaam terancam batal
  • Selasa, 03 Oktober 2017 — 21:21
  • 1346x views

Pembangunan puskesmas Kimaam terancam batal

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Adolf Bolang, mengungkapkan pembangunan puskesmas Kimaam terancam batal karena proses lelang terkendala kontraktor yang memenangkan tender tak melengkapi dokumen.
Bangunan puskesmas yang baru – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Adolf Bolang, mengungkapkan pembangunan puskesmas Kimaam terancam batal karena proses lelang terkendala kontraktor yang memenangkan tender tak melengkapi dokumen.

Hal ini disampaikan Bolang kepada Jubi, Selasa (3/10/2017).

Dikatakan, merespon persoalan tersebut pihaknya akan berkonsultasi dengan Bupati Merauke, Frederikus Gebze, guna mendapat petunjuk lebih lanjut.

Terkait pembangunan empat puskesmas lain, baru Puskesmas Bupul yang sudah dilakukan peletakan batu pertama, beberapa waktu lalu. Tiga lainnya masih dalam proses.

“Kita harapkan administrasi proyek pembangunan puskesmas Kimaam segera diselesaikan agar pekerjaan bisa segera dimulai,” ujarnya.

Bolang mengakui proses pekerjaan terlambat mengingat seleksi pemenang tender berlangsung di unit pelayanan pengadaan sehingga membutuhkan waktu cukup panjang.

Dikatakan, total dana untuk pembangunan lima puskesmas tersebut sekitar Rp 35 miliar. Sumber dana dari pemerintah pusat.

“Pembangunan puskesmas fokus di daerah perbatasan RI-PNG,” ujarnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Merauke, Tarsisius Awi, minta pembangunan lima puskesmas tersebut segera dimulai supaya dapat segera dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Harus diakui jika beberapa puskesmas di distrik kondisinya sudah tak layak. Olehnya, dengan pembangunan gedung baru diharapkan pelayanan kesehatan bisa lebih baik lagi,” pintanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Penyelundupan ganja sering dilakukan dari PNG

Selanjutnya

Es kelapa muda di jalan Raya Mandala diserbu pembeli

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksion[email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe