Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Jafar Umar disebut dalam sosialisasi ormas radikal
  • Rabu, 04 Oktober 2017 — 14:05
  • 672x views

Jafar Umar disebut dalam sosialisasi ormas radikal

Jafar perlu diwaspadai sebagai penyebar kebencian dan anti toleran di Papua.
ilustrasi lukisan simbol toleransi dan keberagaman
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:02 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 12:40 WP

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Nama Jafar Umar Thalib disebut dalam sosialisasi ormas radikal oleh pemerintah Kota Jayapura. Jafar perlu diwaspadai sebagai penyebar kebencian dan anti toleran di Papua.

“Sebelum Jafar Umar Thalib pindah ke Kabupaten Keerom, ia bermukim di area Koya Barat distrik Muara Tami,” kata Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik, Kota Jayapura, Everth Merauje, Rabu (4/10/2017).

Everth mengaku terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak menerima organisasi kemasyarakatan radikal dan Jafar Umar Thalib di Kota Jayapura. “Sekarang dia bermukim di kabupaten Keerom, dia membeli tanah seluas 28 hektar awalnya digunakan untuk pertanian tetapi dialih fungsikan untuk membangun pesantren,”  kata Everth menambahkan.

Ia memastikan tidak melarang penyebarkan agama karena telah dijamin undang-undang dan dilindungi negara. Selain itu juga setiap orang berhak memeluk agamanya masing-masing. “Namun yang ditentang ialah radikalisme tidak mengikuti empat pilar bangsa, UUD 1945, Pancasila, dan NKRI,” katanya.

Menurut dia, Jafar Umar Thalib dan ormas radikal lainnya tidak patuh pada empat pilar, mereka malah mau mengubah ideologi negara menjadi syariat Islam.

Ketua Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Kota Jayapura, Dedi Patywael, menilai kehadiran Jafar Umar Thalib di Papua, khususnya di kota Jayapura sangat meresahkan. Dedi menyebutkan Kota Jayapura sebagai barometer kehidupan keberagamaan harus dijaga.

"Sudah beberapa kali gabungan organisasi menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah daerah dan saya sendiri yang langsung menyampaikan menolak Jafar Umar Thalib,” kata Dedi. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Kebersihan terminal bandara Sentani tergantung kesadaran masyarakat

Selanjutnya

Sem Pigai menjadi ketua pengurus YPPGI Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5918x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2919x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 2871x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe