Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. ISBI konsisten kembangkan seni dan pariwisata
  • Rabu, 04 Oktober 2017 — 18:16
  • 697x views

ISBI konsisten kembangkan seni dan pariwisata

Kebijakan itu mengacu wilayah Papua yang kaya destinasi dan kental dengan nilai budaya maupun kesenian.
Suasana seminar dalam rangka penyambutan Dies Natalis ISBI tanah Papua ke III, Rabu, (4/10/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Kampus Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) tanah Papua konsisten mengembangkan mahasiswanya di bidang seni dan pariwisata. Kebijakan itu mengacu wilayah Papua yang kaya destinasi dan kental dengan nilai budaya maupun kesenian.

“Ini kan sekolah seni, jadi jangan sampai seni itu wujudnya hanya ujung dan tidak ada spritinya. Maka yang harus kami hidupkan pengembangan seni, spritualitas dan pariwisata,” kata Rektor ISBI, Prof. Dr. I Wayan Rai kepada Jubi, Rabu, (4/10/2017).

Menurut Rai, kampusnya yang punya missi memberdayakan seni budaya secara kreatif dan inovatif, serta  membangun  sumber daya manusia unggul dan kompetitif  sangat layak dikembangkan kerja sama seni budaya tingkat lokal dan global.

“Artinya kami diskusi dan berbagi pendapat untuk kemajuan Papua ke depan melalui bidang seni,” kata Wayan Rai menjelaskan.

Tercatat  lebih dari 300 mahasiswa asli Papua tersebar dari semua daerah. Mereka sangat berbakat yang dibuktikan dapat juara satu pada event tingkat lokal dan nasional.

Salah satu pemateri diskusi kepariwistaan dan seni yang digelar kampus ISBI, I Wayan Madra Aryasa, menyarankan agar Pemerintah Provinsi Papua membuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesenian.

“Itu sebagai modal awal menanam ilmu seni. Paling tidak sebagai pengantar bagi yang menggeluti bidang seni dan budaya di sekolah seni,” kata Aryasa.

Menurut dia, seni di Papua tak hanya dipelajari secara alami, tapi perlu belajar di sekolah formal. (*)

loading...

Sebelumnya

Penerapan K-13 dirasa berat bagi orang tua dan guru

Selanjutnya

36 tim futsal ramaikan KMK Cup USTJ

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe