Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Penyelenggara pilkada 2018 diingatkan jangan berpihak
  • Rabu, 04 Oktober 2017 — 18:42
  • 779x views

Penyelenggara pilkada 2018 diingatkan jangan berpihak

"Pengalaman pilkada sebelumnya pada beberapa kabupaten di Papua, Panwaslu yang harusnya menjadi wasit, ikut menjadi pemain. Kami harap dalam pilkada serentak, 2018, Panwaslu dan KPU berperan sesuai tugasnya," kata Wonda, Rabu (4/10/2017).
Ilustrasi kantor Bawaslu Papua - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Ketua DPR Papua, Yunus Wonda, mengingatkan KPU/KPUD dan Bawaslu/Panwaslu bekerja sesuai aturan, dan tidak memposisikan diri sebagai "pemain", atau berpihak pada pasangan calon tertentu ketika pelaksanaan pilkada serentak tujuh kabupaten, dan pilgub Papua, 2018.

Ia mengatakan, ada tujuh kabupaten di Papua yang akan melaksanakan pilkada bersamaan dengan pilgub Papua. Kabupaten itu yakni, Puncak, Jayawijaya, Paniai, Deiyai, Mimika, Biak, dan Mamberamo Tengah.

"Pengalaman pilkada sebelumnya pada beberapa kabupaten di Papua, Panwaslu yang harusnya menjadi wasit, ikut menjadi pemain. Kami harap dalam pilkada serentak, 2018, Panwaslu dan KPU berperan sesuai tugasnya," kata Wonda, Rabu (4/10/2017).

Menurutnya, pelaksanaan pilkada serentak sebelumnya di Papua, berantakan. Hampir semua kabupaten bermasalah, dan pilkada berakhir pada gugatan hukum.

"Ini juga perhatian khusus untuk anggota Panwaslu yang dilantik kemarin. Jangan keluar dari aturan, karena pilkada lalu di Papua bermasalah akibat penyelenggara tidak netral, bukan pasangan calon," ujarnya.

Katanya, penyelenggara harus kembali kepada tupoksinya, dan memegang sumpah janji mereka ketika dilantik.

"Jangan sumpah janji bertolak belakang dengan realita di lapangan, dan yang korban masyarakat. Penyelenggara harus benar-benar profesional," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Gerindra tunggu keputusan partai, terkait posisi Waket III DPRP

Selanjutnya

Kadis PU Papua diminta penuhi janji proyek kepada pengusaha OAP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe