Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kadis PU Papua diminta penuhi janji proyek kepada pengusaha OAP
  • Rabu, 04 Oktober 2017 — 18:53
  • 888x views

Kadis PU Papua diminta penuhi janji proyek kepada pengusaha OAP

"Kadis kan sudah menjanjikan dan bilang aman ... aman. Harus bertanggung jawab dengan yang disampaikan. Jangan karena satu orang berbuat dosa, semua kena imbas. Kepala dinas sudah memberikan garansi dan siap mendukung. Sudah disampaikan di Dok II, dan beliau sanggupi," kata BMD, Rabu (4/10/2017).
Puluhan pengusaha Papua demo damai di kantor Dinas PU Papua - Jubi/Alex
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi IV DPR Papua bidang infrastruktur, Boy Markus Dawir (BMD), mengatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Papua, Djuli Mambaya, harus memenuhi janjinya memberikan proyek kepada pengusaha orang asli Papua (OAP).

Hal itu dikatakan BMD terkait aksi demo pengusaha asli Papua di kantor Dinas PU, Senin, 2 Oktober dan Rabu, 4 Oktober 2017.

"Kadis kan sudah menjanjikan dan bilang aman ... aman. Harus bertanggung jawab dengan yang disampaikan. Jangan karena satu orang berbuat dosa, semua kena imbas. Kepala dinas sudah memberikan garansi dan siap mendukung. Sudah disampaikan di Dok II, dan beliau sanggupi," kata BMD, Rabu (4/10/2017).

Menurutnya, kepala dinas merupakan bagian dari pemerintah, sehingga tidak perlu berpolemik. Selain itu, ada baiknya gubernur dan tim anggaran memanggil kepala dinas untuk mencari solusi.

"Mereka ini (pengusaha) orang asli Papua. Masih banyak sisa tender yang bisa digunakan, tinggal dibicarakan dengan tim anggaran pemerintah daerah, dan badan anggaran DPR Papua," ujarnya.

Katanya, masih ada waktu tiga bulan ke depan, dan 338 orang pengusaha asli Papua ini dapat diakomodir dengan memberikan pekerjaan, sesuai janji kepala dinas PU, meski proyek itu skala kecil.

"Ini untuk menghindari masalah. Pekerjaan Golongan Ekonomi Lemah (GEL) itu kan bukan pekerjaan berat, yang pengerjaannya lama. Pekerjaan GEl itu misalnya pengerjaan pinggir badan jalan, membuat talut tebing, drainase dan jalan keramba. Dua atau tiga pekan sudah bisa selesai," katanya.

Katanya, sisa tender masih ada kurang lebih Rp500 miliar. Jika pihak Dinas PU menyatakan dananya sudah habis, itu urusan kadis dengan kepala bidangnya, karena kepala dinas sudah berjanji, namun bawahannya tidak mengeksekusi kebijakan itu.

"Kadis harus lapor gubernur, supaya dana Rp500 miliar itu dipakai mengakomodir semua pengusaha asli Papua, agar bisa kerja dengan proyek penunjukkan langsung dibawa Rp500 juta. Misalnya Rp100 juta, Rp200 juta, atau Rp300 juta," ucapnya.

Puluhan pengusaha asli Papua, Rabu (4/10/2017), kembali mendatangi kantor Dinas PU dan Penataan Ruang Papua untuk mempertanyakan proyek GEL di bidang Cipta Karya dan Bina Marga.

Puluhan pengusaha asli Papua ini memalang pintu masuk kantor dinas PU dan bersih keras meminta bertatap muka dengan kepala dinas. Namun perwakilan pengusaha hanya dapat bertemu Sekretaris Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Papua, Solayen Murib Tabuni.

Perwakilan pengusaha asli Papua, Rose Pairi mengatakan, semua pihak terkait harus duduk bersama dan melihat di mana kesalahannya. (*)

loading...

Sebelumnya

Penyelenggara pilkada 2018 diingatkan jangan berpihak

Selanjutnya

Ribuan pil PCC diamankan Polres Merauke dari seorang wanita

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe